Agar Cepat Turun, Ketahui 7 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Saat Demam

Agar Cepat Turun, Ketahui 7 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Saat Demam

1 tahun yang lalu
Dibaca 53,22 ribu

Saat si Kecil demam, asupan gizi dan nutrisinya perlu lebih diperhatikan. Sebab apa yang dimakan atau minum oleh si Kecil turut menentukan keberhasilan tubuh melawan penyakitnya. Oleh karena itu, para orang tua perlu lebih cermat dalam memilih makanan, agar proses pemulihannya bisa berlangsung dengan lekas. Berikut merupakan beberapa jenis makanan yang tidak boleh dimakan saat demam oleh si Kecil.

Daftar Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Saat Demam

Bunda ingin demam cepat turun? alangkah baiknya untuk menghindar beberapa jenis makanan agar penyembuhan dari demam dapat terjadi secara optimal. Berikut daftar makanannya.

1. Junk Food

Jenis makanan ini, sering menjadi favorit bagi si Kecil. Selain menunya yang bervariasi, rasanya pun menggugah lidah. Namun, kebanyakan dari makanan cepat saji mengandung kolesterol tinggi. Bukan hanya sulit untuk dicerna saluran digestif si Kecil, junk food bisa memicu penyakit lainnya seperti batuk atau pilek.

2. Makanan Kemasan

Tidak jauh berbeda dari junk food yang seringnya tersedia dalam moda drive thru, makanan kemasan juga perlu dihindari sebab kandungan nutrisi tidak bisa dipastikan. Makanan kemasan sudah melalui banyak proses, sehingga nutrisi yang didapatkan untuk si Kecil pun semakin sedikit.

3. Makanan Berminyak

Dibandingkan membeli junk food atau makanan di dalam kemasan, memang lebih baik untuk membuat masakan sendiri agar nutrisi dan kebersihannya terjaga. Namun, ingat, jika si Kecil demam, pastikan tidak memberikannya makanan berminyak. Sebab, makanan yang memiliki kandungan minyak terlalu banyak akan sulit dicerna oleh perut si Kecil bahkan bisa memicu iritasi pada tenggorokan. Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi, terutama yang digoreng perlu dihindari.

4. Makanan Pedas

Sama halnya dengan makanan berminyak, dalam menyediakan makanan untuk si Kecil, makanan pedas juga salah satu makanan yang tidak boleh dimakan saat demam. Pada beberapa anak yang mungkin sudah dibiasakan makan pedas sedari kecil, bisa jadi akan lebih nafsu jika diberikan makanan dengan rasa sedikit pedas, namun kembali lagi, makanan jenis ini tidak dianjurkan saat proses pemulihan.

Sebab, makanan pedas bisa memperburuk keadaan dengan menyebabkan gatal pada tenggorokan dan batuk yang bisa menjadi penyebab demam bahkan berdampak pada pencernaan.

5. Kafein

Saat suhu tubuh si Kecil meningkat, sangat penting untuk menjaga tubuhnya tetap terhidrasi. Makanan atau minuman yang mengandung kafein dapat memperburuk keadaan sebab bisa menyebabkan tubuh dehidrasi. Salah satu minuman berkafein yang perlu dihindari pada masa penyembuhan dan pemulihan adalah teh.

6. Ragam Minuman Manis atau Bersoda

Kita kadang mengira bahwa minum jus yang kaya vitamin C bisa memberikan pemulihan lebih cepat saat si Kecil sakit, namun sebaik-baiknya minuman adalah air mineral untuk menjaga tubuh si Kecil tetap terhidrasi. Minuman dengan kandungan gula terlalu banyak tidak baik untuk diberikan pada anak saat masa pemulihannya, termasuk jus sekalipun (jika kandungan gulanya banyak).

Sama halnya minuman bersoda dan es krim, kandungan gula buatan di dalamnya tentu tidak akan mendukung pemulihan secara optimal. Kandungan fruktosa di dalamnya bisa memicu risiko pemadatan lemak dan memberikan rasa kenyang yang semu.

7. Buah dan Makanan Kering

Saat sedang sakit demam, si Kecil mungkin akan memiliki kesulitan untuk menelan, bahkan mengunyah. Maka dari itu buah kering atau camilan kering termasuk sebagai beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat demam. Terdapat risiko potongannya tersangkut di tenggorokan hingga bisa memicu batuk. Namun jika menurut rekomendasi dokter si Kecil perlu memakan makanan dengan tekstur seperti ini, lebih baik dihaluskan dan dicampur ke dalam bubur atau susunya saja.

Jenis Makanan dan Minuman Yang Boleh dan Bagus Dimakan Saat Demam

Selain dari daftar makanan yang tidak boleh dimakan saat demam, saat demam tubuh kita kehilangan banyak kalori karena tubuh sedang dalam proses pembakaran yang tinggi. Maka dari itu Bunda disarankan untuk memberikan si Kecil porsi makan dan minum yang lebih banyak dari biasanya. Jadi dapat memulihkan dari demam.

Banyak konsumsi air putih dapat membantu dan menghindari dari dehidrasi karena saat demam, tubuh banyak mengeluarkan keringat dan dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Catat, ini anjuran makanan yang baik dan dipercaya bisa mempercepat pemulihan saat demam.

  1. Makanan dan minuman yang mengandung probiotik atau bakteri baik. Probiotik dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Adapun daftar makanan dan minuman yang banyak mengandung probiotik seperti, tempe, yogurt, acar kubis, dan juga kimchi.
  2. Konsumsi protein agar cepat pulih dari demam. Protein adalah suatu zat yang sangat penting saat kita demam. Zat protein dapat memberikan energi pada tubuh untuk menjaga kekebalan tubuh dan melawan segala jenis infeksi yang terjadi dalam tubuh. Contoh makanannya seperti telur, ayam, daging - dagingan, dan juga susu.
  3. Buah - buahan yang mengandung vitamin A, C atau vitamin E. Kandungan pada buah sangat bermanfaat untuk mengurangi dehidrasi karena mengandung banyak cairan. Konsumsi buah seperti semangka, apel, stroberi, kiwi, dan jenis buah lainnya.

Nah, itu dia beberapa pantangan dan 7 jenis makanan yang dianjurkan serta tidak boleh dimakan saat demam oleh si Kecil. Untuk memenuhi nutrisi dalam masa pemulihan si Kecil, Ibu sebagai orang tua bisa terus menjaga si Kecil untuk tetap terhidrasi dengan rutin memberikannya air putih. Kemudian menyediakan sayur-mayur, buah-buahan, dan jenis makanan seperti sup yang ramah di mulut serta di perut.

Beberapa alternatif makanan yang bisa Ibu ikuti, misalnya adalah diet jenis BRAT, yaitu menyediakan makanan yang bersumber dari Banana, Rice, Apple, Toast. Jenis makanan tersebut mudah dicerna dan bisa menjaga kualitas tidur dan istirahat si anak dibanding mencekokinya dengan ragam makanan lain. Kemudian, Ibu bisa pula menyediakan jenis makanan CRAM (Cereal, Rice, Apple, Milk). Memang kandungannya terbilang lebih tinggi dengan BRAT, namun keberadaan sereal dan susu dapat meningkatkan nutrisi dengan kandungan protein yang baik untuk pemulihan saat sakit.

Memberikan PediaSure bisa menjadi salah satu opsi untuk mengoptimalkan asupan anak saat masa pemulihan. Dengan kandungan formula Arginine dan Vitamin K2, 3 Sumber Protein Kompleks, dan kandungan sukrosa lebih rendah, serta Omega 3 dan Omega 6 juga 14 Vitamin & 9 Mineral di dalamnya, dapat membantu pemenuhan nutrisi harian. Tersedia dengan 3 pilihan rasa yang enak dan bisa disesuaikan dengan preferensi si Kecil, yaitu vanilla, madu, dan coklat, PediaSure bisa didapatkan dengan mudah melalui e-commerce atau supermarket terdekat.

 

 

SUMBER

Wexnermedical. (2019). Foods to avoid when you have the flu. Retrieved 3 October 2021, from https://wexnermedical.osu.edu/blog/foods-to-avoid-with-flu

Accelerated Urgent Care. (2018). GOOD FOODS TO FEED YOUR SICK TODDLER. Retrieved 3 October 2021, from https://acceleratedurgentcare.com/2018/01/18/good-foods-feed-sick-toddler/

Hellosehat. (2020). 6 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Anda Demam. Retrieved 3 October 2021, from https://hellosehat.com/nutrisi/tips-makan-sehat/makanan-dan-minuman-pantangan-saat-demam/

Healthline . (2021). The 15 Best Foods to Eat When You’re Sick. Retrieved 3 October 2021, from https://www.healthline.com/nutrition/15-best-foods-when-sick#TOC_TITLE_HDR_3

Dispatch Health. (2021). Foods to Eat (and Avoid) When You Have a Fever. Retrieved 3 October 2021, from https://www.dispatchhealth.com/blog/foods-to-eat-and-avoid-when-you-have-a-fever/

The Health Site. (2020). Suffering from fever? Be cautious with the foods you eat. Retrieved 3 October 2021, from https://www.thehealthsite.com/diseases-conditions/fever/suffering-from-fever-be-cautious-with-the-foods-you-eat-733649/