Agar Tumbuh Aktif, Ajak Anak Bergerak Lewat 5 Aktivitas Seru Ini

9 bulan yang lalu

Manfaat aktivitas bergerak bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga penting untuk pertumbuhan yang optimal.

Saat ini, gadget sudah menjadi perangkat yang digunakan anak sehari-hari, entah untuk bermain, menonton, hingga belajar. Sayangnya, hal ini malah membuat anak kurang bergerak. Lewat beberapa aktivitas bergerak untuk anak, Anda bisa menyiasatinya, Parents

Ketahui Bahaya Kurang Bergerak

Kondisi anak yang malas bergerak seringkali membuat para orangtua khawatir, apakah kebiasaan ini bisa menyebabkan tumbuh kembang si kecil tidak optimal? 

Dilansir dari BBC Health, sebuah analisa bahkan membuat perbandingan sekitar empat dari lima anak berusia 11 hingga 17 tahun di seluruh dunia diketahui tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup.  

Kondisi ini pun menjadi perhatian. World Health Organization (WHO) menegaskan, kurangnya aktivitas fisik tidak hanya bisa merusak kesehatan, tetapi juga perkembangan otak serta keterampilan sosial anak-anak. Dengan begitu, perkembangan anak-anak pun menjadi kurang optimal.    

Aktivitas Fisik Bagi Pertumbuhan

Aktivitas fisik memang sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama bagi masa pertumbuhan seorang anak. 

Dikutip dari National Center for Biotechnology Information (NCBI), aktivitas fisik yang teratur bisa mendorong pertumbuhan dan perkembangan seseorang, serta tentunya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik, mental, maupun psikososial. 

Aktivitas fisik yang dilakukan selama masa kanak-kanak juga dapat mendukung peningkatan puncak massa tulang, yang juga berkontribusi mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang sepanjang hidupnya. 

Selain itu, hasil tinjauan sistematis terhadap 19 studi kohort juga menegaskan pentingnya aktivitas fisik untuk pertumbuhan massa tulang, terutama selama fase pertumbuhan seorang anak, seperti di bulan-bulan pertama kehidupan hingga masa pubertas. 

5 Aktivitas untuk Ajak Anak Bergerak dan Tumbuh Optimal

Dengan mengajak si kecil bermain melalui aktivitas bergerak, tidak hanya bermanfaat untuk melatih motorik kasar, tetapi juga bagi pertumbuhannya. Agar anak semangat untuk melakukannya, orangtua perlu tahu 5 aktivitas seru dan menyenangkan untuk ajak anak bergerak yang bisa dilakukan bersama.

1. Bermain lompat tali

Melompat termasuk hal yang suka dilakukan anak-anak saat mereka sedang bergembira dan aktif. Ternyata menurut penelitian, kegiatan melompat merupakan salah satu latihan fisik yang bisa meningkatkan massa tulang pada anak-anak, lho. 

Gerakan melompat yang berulang-ulang akan memicu peregangan sehingga otot dan tulang akan bekerja lebih maksimal. 

Karena itu, Anda bisa mengajak si kecil untuk melakukan permainan yang melakukan gerakan melompat, seperti lompat tali (skipping) atau lompat trampolin misalnya. Permainan yang cukup populer di kalangan anak-anak ini bisa menjadi aktivitas seru untuk anak di rumah. 

2. Latihan peregangan

Meskipun latihannya sederhana, dapat berdampak besar pada pertumbuhan tinggi anak Anda. 

Tak ada salahnya memperkenalkan anak Anda dengan latihan peregangan sejak dini untuk memudahkan proses pertumbuhan tinggi badan. Peregangan membantu mengoptimalkan tulang belakang dan juga memperbaiki postur si kecil. 

Latihannya bisa sederhana. Ajak si kecil posisi berjinjit dengan punggung menempel ke dinding dan melakukan gerakan peregangan otot-otot di kaki. 

3. Bergelantungan

Jika di dekat rumah ada playground atau taman bermain, mungkin Anda akan menemukan permainan tiang-tiang tempat anak-anak bergelantungan, atau yang disebut dengan monkey bar. 

Ternyata, permainan ini cukup direkomendasikan bagi anak-anak yang ingin meningkatkan pertumbuhan tinggi badan.  

Dilansir dari Parenting Firstcry, bergelantungan ternyata dapat membantu merenggangkan tulang belakang, yang merupakan bagian penting untuk mengoptimalkan tinggi badan. Selain itu, aktivitas fisik ini juga membuat anak Anda tetap fit dan aktif. 

4. Ajak si kecil lakukan pose yoga

Latihan yoga juga melibatkan banyak peregangan dan keseimbangan, sehingga sangat ideal bagi anak-anak untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi mereka. Beberapa pose dasar yoga sangat bermanfaat dalam membantu si kecil tumbuh tinggi. 

Pose-pose tersebut membuat seluruh tubuh bekerja, meregangkan otot-otot lengan, punggung, dan bahkan kaki dalam satu gerakan, seperti Surya Namaskar dan Chakrasana. 

Namun, pelajari terlebih dahulu aturan yang harus diperhatikan sebelum memulai yoga untuk anak. 

5. Jogging

Jogging adalah latihan yang luar biasa, tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk orang dewasa. Gerakan jogging memperkuat tulang-tulang di kaki dan juga meningkatkan kuantitas Human Growth Hormone (HGH), yaitu hormon pertumbuhan, yang dibutuhkan untuk setiap pertumbuhan dalam tubuh. Lakukan jogging bersama si kecil akan terasa lebih menyenangkan. 

Jangan Lupakan Asupan Nutrisi Seimbang

Selain melakukan aktivitas seru untuk anak, aspek yang tak kalah penting untuk meningkatkan tinggi badan anak Anda adalah memastikan bahwa ia mendapatkan nutrisi yang tepat. 

Untuk mendukung anak aktif dan sehat dengan pertumbuhan normal, si kecil perlu memenuhi asupan nutrisi yang tepat. 

PediaSure sebagai susu anak dapat melengkapi kebutuhan nutrisinya sehari-hari. Mengandung 0,8 kcal/ml, 12 vitamin & 8 mineral, 3 sumber bahan protein, tinggi kalsium, serta LA, ALA & DHA untuk mendukung pertumbuhan si kecil yang optimal dan dapat menjaga daya tahan tubuhnya.

Diformulasikan secara ilmiah, PediaSure mendukung nutrisi untuk tumbuh kembang anak usia 1-10 tahun. Dengan rasa yang lezat, 9 dari 10 Ibu Home Tester Setuju bahwa Si Kecil Menyukai Rasa PediaSure*

PediaSure banyak dipercaya dapat menambah tinggi badan si kecil setelah mengonsumsinya selama 3 bulan. Nah, untuk meyakinkan hal ini dan memerhatikan kandungan nutrisinya, jangan lupa juga untuk membaca label sebelum membeli, ya, Parents.

Itulah beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan untuk ajak anak bergerak. Terus ajak anak Anda untuk melakukan aktivitas fisik agar pertumbuhan dan perkembangannya optimal. 

*Berdasarkan hasil survey Home Tester Club Indonesia kepada 308 responden setelah mengonsumsi PediaSure selama Desember 2019 - Maret 2020

 

Home

Produk

Growthpedia

Artikel

Shop