Bagaimana Cara Mencapai Tinggi dan Berat Badan Ideal Anak?

Bagaimana Cara Mencapai Tinggi dan Berat Badan Ideal Anak?

2 minggu yang lalu
Dibaca 139

Para orang tua sering kali ketar-ketir saat mendapati buah hatinya memiliki kondisi berat badan di bawah ideal dan tidak sesuai dengan tinggi badannya.

Kekhawatiran tersebut beralasan sebab berat badan tidak ideal dapat menghambat tumbuh kembang optimal anak.

Tak pelak, banyak orang tua putar otak mencari cara mencapai tinggi dan berat badan ideal anak. Termasuk dengan memberikan suplemen nafsu makan atau susu penambah berat badan anak 1 tahun yang terbaik.

Ciri Anak Kurus

Penentuan status gizi anak kurus atau tidak, dapat diketahui ahli secara akurat lewat pemantauan grafik pertumbuhan anak.

Bagi awam yang kesulitan membaca grafik pertumbuhan anak, orang tua juga bisa mengamati tanda-tanda anak underweight (berat badan di bawah normal).

Seperti badan kurus hingga tulang rusuk terlihat menonjol. Atau, tubuh anak masih muat memakai pakaian yang dikenakan beberapa bulan atau tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Apakah Boleh Minum Obat Dengan Susu? Ini Jawabannya!

Penyebab Anak Kurus

Terlepas dari status gizinya, terdapat beberapa penyebab anak kurus yang perlu diketahui para orang tua, antara lain:

1. Asupan makanan tidak memadai

Umumnya, penyebab anak kurus dikarenakan kualitas dan kuantitas makanan tidak memadai. Kondisi ini bisa disebabkan anak tidak doyan makan atau makanan pendamping ASI (MPASI) kurang mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Selain itu, berat badan susah naik apabila diberi suplemen atau susu penambah berat badan anak 1 tahun ke atas yang tidak sesuai takaran.

2. Bayi lahir prematur

Anak-anak yang lahir prematur biasanya memiliki badan lebih kurus badan dibandingkan sebaya di masa-masa awal pertumbuhannya. Kondisi ini disebabkan bayi sejak awal memiliki berat badan tidak ideal.

3. Penyakit yang membuat anak susah makan

Anak susah makan juga bisa dipengaruhi penyakit tertentu; seperti celebral palsy, langit-langit mulut sumbing, atau autisme. Kondisi ini membuat anak susah menelan makanan, atau anak jadi tidak suka makan dengan tekstur, atau cita rasa tertentu.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan Untuk Orangtua

4. Genetika

Orang tua yang sudah berupaya memberikan asupan nutrisi memadai tapi berat badan anaknya susah naik perlu menimbang faktor genetika. Anak yang berasal dari pasangan orang tua kurus, cenderung memiliki badan kurus.

5. Gangguan pencernaan

Masalah pada organ pencernaan anak; seperti penyakit radang usus atau penyakit asam lambung kronis, diare kronis, penyakit celiac, atau liver bisa membuat anak kurus. Penyakit tersebut menghambat penyerapan nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang anak.

6. Penyakit kronis

Anak-anak yang memiliki penyakit kronis; seperti penyakit jantung, gangguan paru-paru, gangguan metabolisme, atau penyakit bawaan rawan kurus.

7. Infeksi

Tubuh anak juga bisa kurus ketika harus berperang melawan infeksi virus, bakteri, jamur, atau beragam patogen biang penyakit.

Anak makin berisiko mengalami berat badan tidak ideal apabila memiliki lebih dari satu faktor yang dijabarkan di atas.

Mengapa Orang Tua Perlu Waspada saat Anak Kurus?

Anak kurus bukan sebatas problem berat badan di bawah normal dan tinggi badan tidak ideal saja. Lebih dari itu, tumbuh kembang anak terancam tidak optimal.

Ada beberapa dampak anak kurus yang pantang disepelekan, di antaranya:

● Mudah sakit

● Kurang energi

● Susah fokus

● Berisiko mengalami gangguan belajar

● Gampang rewel

● Rentan terkena anemia

● Pertumbuhan tulang terganggu

● Pubertas terlambat

● Berisiko terkena osteroporosis saat dewasa

Mengingat beberapa dampak underweight bisa mengganggu tumbuh kembang buah hati, orang tua sebaiknya memberikan perhatian ekstra pada penyebab anak kurus dan cara mengatasinya.

Cara Mencapai Tinggi dan Berat Badan Ideal Anak

Ketika mendapati buah hatinya kurus, orang tua sebaiknya tidak panik dan putus asa. Coba beberapa tips mencapai tinggi dan berat badan ideal dengan cara yang sehat berikut ini:

a. Berikan makanan bergizi lengkap dan seimbang

Coba berikan makanan bernutrisi yang dibutuhkan anak. Jangan sekadar memberikan makanan yang disukai atau hanya menuruti selera anak.

Ikuti panduan buku Kesehatan Ibu dan Anak untuk pemberian makanan pada balita. Pastikan di setiap sesi makan ada menu karbohidrat dari bahan pangan pokok seperti nasi; disertai lauk dari protein dan lemak seperti telur, daging, ikan laut; serta sayur dan buah.

b. Tambahkan asupan kalori yang sehat

Para orangtua sebaiknya juga menambahkan makanan tinggi kalori yang sehat. Tambahkan keju, telur, selai kacang, alpukat, margarin, dan mayones ke dalam menu yang sehari-hari dikonsumsi anak. Orang tua juga bisa memberikan susu penambah berat badan anak terbaik.

Hindari memberikan makanan rendah nutrisi tapi tinggi kalori seperti gorengan, makanan cepat saji, makanan ringan, keripik, dan minuman dalam kemasan.

c. Buat kebiasaan makan di rumah yang menyenangkan

Kebiasaan anak tidak doyan makan, gemar pilih-pilih makanan, atau emoh mengonsumsi makanan sehat bisa dibenahi perlahan-lahan.

Caranya, buat anak terbiasa melihat orang di rumahnya makan bersama dengan suasana akrab dan menyenangkan. Jadikan waktu makan sebagai salah satu rutinitas bersama di rumah.

Setelah itu, perkenalkan anak dengan beragam jenis makanan. Jangan lupa berikan pujian ketika anak mau menjajal. Abaikan jika respons anak terhadap makanan ternyata masih negatif. Ingat, proses ini tidak bisa sekali jalan dan butuh kesabaran ekstra.

Hindari memaksa anak makan, memarahi, atau mengkritik anak yang emoh makan. Terlalu banyak respons negatif bisa menghasilkan pengalaman negatif yang membuat anak trauma saat disuruh makan.

Baca Juga: Susu Penambah Berat Badan Anak 2 Tahun dan Rekomendasinya!

d. Dorong anak tetap aktif

Meskipun anak underweight cenderung lemas dan tidak bertenaga, tapi penting untuk tetap membuatnya aktif bergerak.

Aktifitas fisik membantu tumbuh kembang tulang dan otot yang sehat serta kuat, sehingga berat badan dan tinggi badan anak bisa lebih ideal.

e. Berikan susu penambah berat badan anak 1 tahun ke atas

Untuk anak dengan kondisi berat badan dan tinggi badan tidak ideal, dokter atau ahli gizi biasanya menganjurkan minum susu penambah berat badan anak 1 tahun ke atas.

Seperti diketahui, susu bisa memberikan tambahan protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang penting untuk menunjang tumbuh kembang anak.

PediaSure sebagai Nutrisi Tambahan untuk Mencapai Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak

Orang tua yang sedang mencari nutrisi harian untuk bantu anak 1 tahun ke atas mencapai berat badan dan tinggi badan ideal dapat memberikan PediaSure.

Kandungan tiga sumber protein kompleks, 14 vitamin, 9 mineral, ALA, LA, DHA, prebiotik FOS, probiotik L. acidophilus, kalsium, arginne, dan vitamin K2 dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembang buah hati.

Selain itu, nutrisi harian ini juga bisa mendukung perkembangan otak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memasok energi ekstra untuk aktivitas anak. Untuk memetik manfaat optimal nutrisi harian ini, PediaSure bisa diberikan ke anak 2-3 gelas setiap hari, masing-masing 4 sendok takar ditambah 190 Mililiter air matang.

Memberi asupan makanan dan susu penambah berat badan anak 1 tahun ke atas yang konsisten dan variatif merupakan cara efektif untuk mencapai tinggi dan berat badan ideal. Sementara untuk menjaga pertumbuhan tinggi dan berat anak tetap ideal, asupan secara konsisten dan variatif tersebut harus berjalan dalam jangka panjang.

 

 

 

SUMBER:

Standar Antropometri - Kemkes. Retrieved 20 June 2022, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__2_Th_2020_ttg_Standar_Antropometri_Anak.pdf 

BUKU KIA - Kemkes. Retrieved 20 June 2022, from https://gizi.kemkes.go.id/katalog/buku-kia.pdf

A Dietitian’s Best Advice If Your Child Is Underweight - Cleveland Clinic. Retrieved 20 June 2022, from https://health.clevelandclinic.org/dietitians-best-advice-child-underweight/ 

Failure to Thrive: Why Is My Child Underweight? - AAFP. Retrieved 20 June 2022, from https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2003/0901/p886.html 

Underweight Child – Causes, Symptoms and Meal Plan - Firstcry parenting. Retrieved 20 June 2022, from https://parenting.firstcry.com/articles/underweight-child-causes-symptoms-and-remedies/ 

Failure to Thrive (for Parents) - Nemours KidsHealth. Retrieved 20 June 2022, from https://kidshealth.org/en/parents/failure-thrive.html 

10 Possible Reasons Why Your Child Isn’t Growing - Cleveland Clinic. Retrieved 20 June 2022, from https://health.clevelandclinic.org/10-possible-reasons-why-your-child-is-not-growing/

Baca Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya   
5 Manfaat Punya Banyak Teman & Bersosialisasi bagi si Kecil!
5 Manfaat Punya Banyak Teman & Bersosialisasi bagi si Kecil!
Sosialisasi penting untuk tumbuh kembang anak-anak. Untuk itu, jika si Kecil memiliki banyak teman maka banyak manfaat yang datang dari sana. Apa pentingnya?
7 bulan yang lalu
Waspada! Berikut Ciri-Ciri Susu Basi yang Harus Diketahui
Waspada! Berikut Ciri-Ciri Susu Basi yang Harus Diketahui
Mulai dari aroma sampai perubahan warna, artikel akan menjelaskan terkait ciri-ciri susu yang sudah basi atau tidak layak diminum lagi
9 bulan yang lalu
Apa, sih, Pentingnya Memberi Susu Formula Sebagai Nutrisi Tambahan Pada Anak?
Apa, sih, Pentingnya Memberi Susu Formula Sebagai Nutrisi Tambahan Pada Anak?
Masa kecil adalah waktu bagi perkembangan dan pertumbuhan bagi buah hati. Oleh itu, sebagai asupan tambahan, PediaSure untuk anak dapat jadi pilihan!
9 bulan yang lalu