8 Kesalahan pada Cara Memberi Makan Anak yang Sering Dihiraukan!

8 Kesalahan pada Cara Memberi Makan Anak yang Sering Dihiraukan!

6 bulan yang lalu
Dibaca 873

Kesadaran untuk makan di waktu yang tepat dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan pada anak usia dini belum muncul. Ini menjadi tanggung jawab bagi Ibu atau pengasuh yang mengurus si Kecil. Persiapan menjadi proses yang sangat penting karena di sana lah terjadinya tahapan pertimbangan untuk memberinya makanan yang tidak hanya dia sukai tapi juga sekaligus bergizi seimbang yang akan berujung pada dia mau makan atau tidak.

Hal ini menjadikan proses memberi makan bagi si kecil jadi tantangan. Jika tidak sabar, sangat rentan terjadi berbagai kesalahan yang dilakukan pada cara memberi makan anak. Mencari solusi anak susah makan memang butuh waktu.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) proses belajar makan pada anak bukan saja untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, melainkan juga sebagai momen untuk melatih keterampilan dan kebiasaan makan yang sehat. Pada proses makan juga terjadi interaksi antara orangtua dan anak yang dapat mendekatkan orangtua dan si Kecil.

Tidak ada buku panduan khusus memang, namun ada beberapa kesalahan yang sering luput dari perhatian ketika memberi makan anak, antara lain:

1.  Memaksa anak untuk makan

Dengan memaksa, anak hanya akan lebih takut untuk makan atau takut pada makanan tertentu sehingga menghadirkan trauma di masa depan. Suasana waktu makan yang membuat anak stres juga tidak baik bagi mental si anak setiap kali menemui waktu makan. Pun jika akhirnya dia memakan makanan tersebut, mereka cenderung akan menghindarinya di masa depan. Berikan dia pemahaman mengenai hal tersebut dengan lebih bersahabat sehingga pelan-pelan dia mulai mengerti.

2.  Memerintahkan untuk makan secara rapi

Makan bagi anak-anak terutama di usia bayi adalah pengalaman yang merangsang berbagai indera. Di usia tertentu apa yang dimakan lebih penting daripada cara dia makan. Biarkan dia mengenali rasa dan bentuk makanan walau diacak-acak. Jika dia senang, dia akan suka dengan makanannya. Kerapian bisa menyusul seiring bertambahnya usia.

3.  Membiarkan anak makan sendiri

Hingga usia 4 tahun, anak-anak belum mampu mengunyah makanan hingga potongan kecil-kecil sehingga selalu ada resiko tersedak makanan sendiri. Jangan biarkan si Kecil makan sendiri ya, Ibu. Cara memberi makan anak yang berikutnya adalah membiasakan si Kecil makan sambil duduk tegak di high chair. Hindari makan sambil berbaring, berjalan, atau berlari. Perhatikan juga isi mulutnya jangan sampai terlalu penuh karena dia akan kesulitan untuk mengunyahnya.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan Yang Dapat Dilakukan Orangtua

4.  Menjadikan makanan sebagai sogokan

Menawari makanan manis jika si Kecil mau makan sayur hanya akan membuat dia tertekan dan menghindari sayuran di masa depan jika tidak disogok. Ketika makanan manis dianggap sebagai hadiah, maka si Kecil akan menganggap bahwa makanan manis lebih bernilai daripada sayuran. Hal seperti ini akan melahirkan cara memberi makan anak yang kurang sehat di masa depan.

5.  Terlalu banyak memberi kudapan dan jus

Hindari memberi kudapan dan jus di waktu-waktu sembarang sehingga mengganggu waktu makan besarnya. Berikan di jam-jam tertentu sehingga si Kecil tetap makan besar di waktu yang tepat.

6.  Memberi contoh buruk

Seperti banyak dikatakan, anak adalah peniru terbaik. Jika Ibu ingin si Kecil memiliki pola dan kebiasaan makan yang baik, berilah contoh yang baik, itu termasuk cara makan, dan makanan apa yang dikonsumsi.

7.  Menyajikan dengan porsi besar

Meski nutrisi yang dibutuhkan kurang lebih sama dengan orang dewasa, namun jumlahnya tentu berbeda. Porsi besar di atas piringnya bisa membuat si Kecil tertekan dan menolak untuk makan bahkan sebanyak porsi standarnya. Oleh karena itu, cara memberi makan anak yang berikutnya adalah dengan membiasakan memberi si Kecil porsi makanan sesuai usianya. Kasarnya, tambahkan satu sendok makan porsi setiap dia menginjak usia baru untuk adaptasi secara perlahan.

8.  Memanjakan dengan memberi makanan yang tinggi gula

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan pembatasan gula pada anak-anak hingga kurang dari 10 persen dari pola makan harian. Gula ini termasuk gula yang ditambahkan ke dalam makanan, jus, dan madu. Perhatikan asupan gula ketika membuat sendiri kudapan bagi anak-anak dan sebisa mungkin ganti sumber variasi rasa dari buah-buahan dan kacang-kacangan.

 

Setiap anak tentu berbeda, dan dibutuhkan cara memberi makan anak yang berbeda pula, termasuk untuk urusan makan. Yang terpenting adalah si Kecil menerapkan pola makan yang baik bergizi seimbang. Selain itu, nutrisi tambahan bisa didapat dari sumber lain seperti susu.

PediaSure menyediakan nutrisi tambahan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak. PediaSure tersedia dalam varian rasa vanilla, madu, cokelat, dan classic milky dengan ukuran 200gr hingga 1800gr tergantung varian rasa.

Tak ketinggalan, Ibu juga bisa memberikan asupan nutrisi padat kalori untuk bantu pertumbuhan si Kecil. PediaSure Complete, yang kini telah berganti nama menjadi PediaComplete merupakan nutrisi tambahan bisa dijadikan pilihan dengan kandungan yang telah disesuaikan rekomendasi WHO.

Untuk informasi lebih lanjut seputar kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, Ibu dapat mengunjungi halaman produk PediaComplete di sini, serta pastikan untuk selalu melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis kesayangan si Kecil dan keluarga.

 

 

Sumber:

Memberi Makan pada Bayi: Kapan, Apa, dan Bagaimana? - IDAI (2016). Retrieved December 6 2021, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memberi-makan-pada-bayi-kapan-apa-dan-bagaimana

What Are Some Mistakes Parents Should Try to Avoid When Feeding Toddlers? - MedicineNet (2021). Retrieved December 6 2021, from https://www.medicinenet.com/mistakes_parents_should_avoid_feeding_toddlers/article.htm

The 10 Biggest Mistakes Parents Make - Parents.com (2018). Retrieved December 6 2021, from https://www.parents.com/toddlers-preschoolers/feeding/problems/the-10-biggest-feeding-mistakes-parents-make/

Should I force my child to eat one more bite? | SBS Food - SBS Food (2018). Retrieved December 6 2021, from https://www.sbs.com.au/food/article/2018/08/30/why-its-not-good-idea-force-your-child-eat-just-one-more-bite

Food choking risks for babies and children - HSE (2021). Retrieved December 6 2021, from https://www2.hse.ie/wellbeing/babies-and-children/child-safety/choking-strangulation-suffocation/food-choking-risks/

 

 

Baca Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya   
Bagaimana sih Cara Menerapkan Pola Makan Sehat untuk si Kecil?
Bagaimana sih Cara Menerapkan Pola Makan Sehat untuk si Kecil?
Nutrisi dan kandungan yang terdapat pada makanan berjenis sayur-sayuran sangatlah penting untuk pertumbuhan si Kecil. Nah, lalu bagaimana cara menerapkan pola makan sehat untuk si Kecil?
7 bulan yang lalu
Dampak Negatif Makanan Cepat Saji bagi Kesehatan si Kecil
Dampak Negatif Makanan Cepat Saji bagi Kesehatan si Kecil
Selain tidak mengandung nilai nutrisi yang pas, bahannya juga mungkin tidak baik bagi kesehatan. Berikut dampak negatif makanan cepat saji bagi kesehatan anak
8 bulan yang lalu
Sering Berebut Mainan? Simak Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi Berikut Ini!
Sering Berebut Mainan? Simak Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi Berikut Ini!
Berikut beberapa cara mendidik anak untuk mau berbagi dengan teman-teman atau orang di sekitarnya:
5 bulan yang lalu