Sering Berebut Mainan? Simak Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi Berikut Ini!

Sering Berebut Mainan? Simak Cara Mendidik Anak Agar Mau Berbagi Berikut Ini!

3 bulan yang lalu

Si Kecil perlu mempelajari banyak hal, salah hal yang perlu dilakukan Ibu adalah mengajarkan anak untuk berbagi. Hal ini adalah keterampilan yang harus dikuasai si Kecil agar dapat membangun hubungan yang baik dengan orang lain di sekitarnya kelak. Sayangnya, mengajarkan si Kecil untuk mau berbagi bukanlah tugas yang mudah.

Di usia yang masih muda, si Kecil memang akan sulit untuk membagikan apa yang mereka miliki. Mereka akan merasa memiliki hak penuh pada suatu benda dan merasa membutuhkannya sehingga tidak ingin meminjamkan atau membagikannya kepada orang lain.

Oleh karena itu, supaya kebiasaan ini tidak mendarah daging dan terbawa hingga dewasa, Ibu perlu mengajarkan anak untuk berbagi. Berikut beberapa cara mendidik anak untuk mau berbagi dengan teman-teman atau orang di sekitarnya:

Ajarkan si Kecil untuk Berbagi di Usia yang Tepat

Si Kecil biasanya belum mampu mengelola rasa empatinya dengan baik ketika berusia di bawah enam tahun. Oleh karena itu, cara mendidik anak agar mau berbagi sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan usia mereka.

Pasalnya, jika Ibu mulai mengajarkan di usia yang terlalu muda, si Kecil akan mudah frustasi. Alih-alih si Kecil mau mengerti, Ibu justru akan semakin sulit untuk mengajarkan si Kecil untuk mau berempati dan berbagi.

Oleh karena itu, usia yang paling baik untuk mengajarkan anak untuk berbagi yaitu di usia 3-4 tahun, ketika si Kecil mulai menghabiskan banyak waktu bermain dan bersosialisasi dengan anak seumurannya.

Jelaskan Arti Berbagi

Dalam cara mendidik anak dari segi manapun, si Kecil akan membutuhkan penjelasan perihal mengapa mereka harus melakukan hal tersebut dan bagaimana cara melakukannya. Oleh karena itu, sebelum Ibu mengajarkan anak untuk berbagi, sebaiknya Ibu mulai dengan memberikan si Kecil pemahaman yang sederhana.

Baca Juga: Manfaat dan Cara Mendidik Anak Mandiri

Misalnya, berikan si Kecil pemahaman bahwa berbagi tidak selalu memberikan apa yang si Kecil miliki. Akan tetapi, berbagi juga dapat diartikan sebagai meminjamkan suatu benda untuk sementara waktu, dan nantinya benda tersebut akan dikembalikan.

Jangan Memaksa

Melakukan berbagai cara mendidik anak agar mau berbagi memang penting untuk kehidupan mereka kelak, namun, perlu  diingat bahwa Ibu tidak boleh memaksakannya. Ibu tetap harus menghargai kemauan si Kecil, apalagi jika ia sangat selektif.

Seperti saat si Kecil hanya mau meminjamkan mainan yang berukuran kecil namun tidak ingin meminjamkan bonekanya yang berukuran besar. Jika hal seperti ini terjadi, cara mendidik anak yang harus Ibu lakukan adalah dengan tidak memaksanya meminjamkan boneka tersebut.

Di masa awal, Ibu dapat mengajak si Kecil untuk mengelompokkan benda-benda yang boleh dipinjamkan dan mana yang tidak boleh. Dengan cara mendidik anak yang satu ini, setidaknya si Kecil tidak akan merasa kecewa untuk berbagi atau mempertahankan mainan yang tidak ingin dipinjamkan.

Baca Juga: Cara Mendidik Anak Agar Disiplin

Tunjukkan Bahwa Berbagi itu Menyenangkan

Supaya si Kecil menganggap bahwa berbagi merupakan hal menyenangkan, Ibu dapat menerapkan permainan ketika mengajarkan anak untuk berbagi. Hal ini tentu akan terasa lebih seru jika teman-teman si Kecil terlibat.

Seperti menggambar bersama, misalnya. Ibu hanya perlu menyediakan satu buku gambar besar, pensil warna atau alat menggambar lainnya. Kemudian, ajak si Kecil dan teman-temannya untuk menggambar di satu buku gambar yang sama dengan cara saling bertukar alat gambar.

Mengajarkan anak agar mau berbagi memanglah tidak mudah. Diperlukan kesabaran dan konsistensi dari kedua orang tua untuk mendidik si Kecil agar mau berbagi sejak dini. Namun, selain melakukan hal-hal di atas, Ibu dapat mengimbanginya dengan memberikan asupan nutrisi seimbang agar perkembangan motorik, kognitif, dan emosional si Kecil juga  terpenuhi.

Salah satu nutrisi tambahan yang dapat Ibu berikan untuk tumbuh kembang nyata si kecil adalah PediaSure. PediaSure memiliki berbagai varian, antara lain PediaSure Classic Milky (varian 0g sukrosa, tanpa gula tambahan), PediaSure Madu, PediaSure Vanilla, dan PediaSure Cokelat.

Dengan formula yang dilengkapi dengan Arginine dan Vitamin K2, dengan 14 vitamin 9 Mineral dan rasa yang lezat bantu pertumbuhan tulang si Kecil, PediaSure tersedia dalam ukuran 200 hingga 1800 gram ini dapat Ibu temukan di minimarket, supermarket, atau toko susu di sekitar rumah.

 

Sumber:

  1. Sharing and learning to share. (2020, November 23). Raising Children Network. https://raisingchildren.net.au/toddlers/behaviour/friends-siblings/sharing
  1. Mine or yours? Development of sharing in toddlers in relation to ownership understanding. (n.d.). PubMed Central (PMC). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3578097/
Baca Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya   
Asupan Makanan Tepat dan Sehat Penambah Berat Anak
Asupan Makanan Tepat dan Sehat Penambah Berat Anak
Untuk menyesuaikan antara angka berat badan dan usia anak, maka diperlukannya pemenuhan nutrisi melalui makanan penambah berat anak seperti berikut ini.
10 bulan yang lalu
Tanpa Paksaan, Berikut Tips Membimbing Kegiatan Anak di Rumah
Tanpa Paksaan, Berikut Tips Membimbing Kegiatan Anak di Rumah
Semakin dipaksa, semakin menolak. Untuk itu, membutuhkan kesabaran ketika membimbing kegiatan dan aktivitas anak-anak di rumah. Ada tips yang dapat diikuti.
4 bulan yang lalu
Si Kecil Ingin Nge-gym? Simak Cara Lakukan Kegiatan untuk Anak Ini!
Si Kecil Ingin Nge-gym? Simak Cara Lakukan Kegiatan untuk Anak Ini!
Olahraga bagi anak-anak berbeda dengan dewasa. Secara fisik, tulang, otot, dan sendi anak-anak masih dalam fase pertumbuhan sehingga olahraganya menyesuaikan.
4 bulan yang lalu