Ibu, Begini 10 Cara Mengatasi Anak Demam Tinggi!

Ibu, Begini 10 Cara Mengatasi Anak Demam Tinggi!

1 bulan yang lalu
Dibaca 432
5 Menit membaca

Anak yang tiba-tiba mengalami demam tentu membuat panik ya, Bu?

Si Kecil biasanya akan merasa tidak nyaman ketika suhu tubuhnya meningkat hingga lebih dari 37,5 derajat Celcius. Lalu, apa saja yang perlu Ibu perhatikan saat anak demam? Yuk, simak ulasan berikut ini untuk tahu cara mengatasi demam pada anak!

Apa itu Demam pada Anak?

Demam adalah sebuah kondisi ketika suhu tubuh naik dalam jangka waktu tertentu. Sebenarnya, demam adalah salah satu respons alami sistem kekebalan tubuh. Biasanya demam terjadi kala sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi.

Selain infeksi, demam pada anak juga bisa disebabkan oleh berbagai hal lain, seperti kondisi medis tertentu atau pasca-imunisasi.

Perlu Ibu ketahui, suhu tubuh normal adalah 37 derajat celcius. Jika suhu tubuh anak naik di atas 37 derajat Celcius, itu tandanya Si Kecil demam.

Namun, sejatinya, anak berusia di bawah tiga bulan, baru dapat dikatakan menderita demam tinggi jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celcius. Sementara itu, anak berusia tiga bulan hingga tiga tahun, disebut mengalami demam tinggi saat suhu tubuhnya di atas 39 derajat Celcius. Dalam kondisi tersebut, Ibu perlu segera membawa anak ke dokter.

Demam tinggi pada anak balita dapat menjadi pertanda adanya infeksi serius yang tengah ia derita. Berikut ini gejala demam tinggi pada anak yang perlu Ibu ketahui:

-          Anak mengalami panas dingin

-          Anak banyak berkeringat

-          Muncul tanda-tanda dehidrasi

-          Sakit kepala

-          Rasa sakit dan nyeri otot

-          Anak merasa lemah

-          Kehilangan selera makan

Sementara itu, jika demam pada anak tidak mencapai 39 derajat Celcius serta ia juga masih aktif bermain, bersedia makan dan minum, atau warna kulitnya normal, kemungkinan Si Kecil tidak menderita penyakit serius. Ibu bisa memberi pertolongan pertama di rumah untuk meringankan demam Si Kecil.

10 Cara Mengatasi Anak Demam Tinggi

Saat suhu tubuh anak naik, salah satu pertanyaan yang terlintas di benak Ibu mungkin bagaimana cara mengatasi anak demam tinggi. Yuk, mari simak beberapa tips berikut!

1. Pakaikan baju tipis untuk anak

Baju terlalu tebal dapat memerangkap panas tubuh dan membuat suhu tubuh menjadi lebih tinggi. Untuk anak di bawah usia 1 tahun, Ibu bisa memberikan kantung tidur atau selimut tipis. Hindari meletakkan selimut longgar di atas tubuh anak saat demam. Sementara itu, untuk anak di atas usia 1 tahun, Ibu bisa menyelimuti mereka dengan kain tipis saat tidur.

2. Dorong anak untuk minum banyak cairan

Saat demam, sangat penting untuk memastikan Si Kecil tidak dehidrasi dan mendapatkan cukup cairan. Jika anak susah untuk minum air putih, Ibu bisa memberikan minuman apa saja yang dia sukai, seperti jus buah atau es loli. Sementara itu, untuk bayi di bawah usia 6 bulan, Ibu bisa memberikan lebih banyak ASI untuk bantu meringankan demam Si Kecil.

3. Berikan makanan lembek

Saat demam tinggi, anak biasanya akan kehilangan nafsu makan. Kendati begitu, Ibu perlu memastikan Si Kecil tetap mendapatkan asupan nutrisi dari makanan. Ibu dapat memberikan makanan lembek, seperti bubur tim atau smoothies¸untuk Si Kecil. Namun, perlu diingat, berikan makanan dalam porsi kecil-kecil dan jangan terlalu memaksa Anak untuk menghabiskan makanannya.

4. Mandi air hangat

Saat anak sedang demam, kita mungkin berpikir bahwa lebih baik ia tidak dimandikan. Padahal, sebenarnya mandi air hangat dapat membantu meringankan demam Si Kecil loh, Bu. Namun, Anda perlu memastikan bahwa air mandi cukup hangat, tidak terlalu panas atau dingin.

5. Bantu anak tidur lelap

Salah satu cara mengatasi anak demam di malam hari adalah dengan membantu mereka tidur nyenyak. Istirahat yang cukup akan membantu Si Kecil mengatasi gejala demam tinggi yang dialaminya.

6. Berikan obat penurun panas

Memberikan obat penurun panas bisa menjadi pertolongan pertama demam anak. Ibu bisa memberikan paracetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam Si Kecil dan meringankan gejala seperti nyeri otot serta sakit kepala yang dialaminya. Tapi perlu diingat ya Bu, konsultasikan terlebih dahulu kepada tenaga medis untuk aturan dan dosis pemberian obat penurun panas.

7. Pastikan kamar nyaman dan sejuk

Ibu juga perlu memastikan kamar anak cukup nyaman dan sejuk serta memiliki sirkulasi udara yang baik. Kondisi kamar yang nyaman akan membantu Si Kecil beristirahat dengan baik hingga demamnya turun.

8. Berikan kompres hangat

Kompres hangat dapat menjadi salah satu cara mengatasi demam anak yang tidak turun.

9. Hindari kontak dengan orang lain

Saat anak demam, biarkan mereka beristirahat di dalam rumah. Jangan ajak Si Kecil bepergian atau berkontak dengan orang lain saat suhu tubuh mereka masih tinggi untuk meminimalisir risiko penularan virus.

10. Berkonsultasi dengan dokter

Meski sejumlah cara mengatasi demam anak dapat dilakukan di rumah, Ibu juga perlu mengetahui kapan Si Kecil perlu dibawa ke dokter. Segera temui dokter jika Si Kecil memperlihatkan gejala-gejala seperti berikut ini:

-          tidak berhenti menangis

-          lesu dan sulit bangun

-          timbul ruam atau bintik ungu seperti memar pada kulitnya

-          bibir, lidah, atau kuku membiru

-          titik lunak di kepala tampak cekung atau menonjol

-          leher kaku

-          sakit kepala parah

-          anak kesulitan bergerak

-          kesulitan bernapas

-          sakit perut parah.