Kenali Ciri-Ciri Anak Percaya Diri dan Cara Melatihnya di Sini!

Kenali Ciri-Ciri Anak Percaya Diri dan Cara Melatihnya di Sini!

3 minggu yang lalu
Dibaca 183
5 Menit membaca

Tahukah Ibu bahwa rasa percaya diri sangat penting dimiliki oleh anak untuk mendukung perkembangan dan kehidupannya? Anak yang memiliki rasa percaya diri akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan optimistis dalam mengejar cita-citanya.

Lalu, bagaimana ciri anak percaya diri? Yuk, simak informasi berikut ini untuk mengenali ciri-ciri anak percaya diri serta cara memupuk rasa percaya diri pada si Kecil!

7 Ciri Anak Percaya Diri

Apakah Anak Ibu memiliki cukup rasa percaya diri atau justru kurang? Untuk menjawab pertanyaan ini, Ibu perlu mengenali ciri anak percaya diri. Berikut ini 7 ciri-ciri anak percaya diri:

1. Berani Mengambil Risiko

Salah satu ciri anak percaya diri adalah berani mengambil risiko, seperti mencoba hal-hal baru. Contohnya, anak yang percaya diri, tidak akan ragu memainkan permainan yang belum pernah mereka mainkan sebelumnya.

2. Mudah Bergaul dan Beradaptasi dengan Lingkungan Baru

Ciri lain anak yang memiliki kepercayaan diri adalah mereka mudah berbaur dengan teman dan lingkungan baru. Anak yang percaya diri tidak akan kesulitan berkenalan dengan teman baru. Mereka akan mudah akrab dengan teman-teman barunya dan cepat beradaptasi dengan lingkungan asing.

3. Mampu Mengatasi Masalah

Contoh sikap percaya diri pada anak adalah yakin pada kemampuannya sendiri. Dengan keyakinan tersebut, si Kecil pun akan mampu mengatasi masalah di depannya, seperti mengerjakan tugas sekolah yang sulit atau menyelesaikan permainan yang rumit. Kendati memiliki keyakinan terhadap kemampuannya sendiri, anak yang percaya diri juga tidak akan ragu untuk meminta bantuan orangtua atau orang dewasa ketika tidak mampu menyelesaikan masalah sulit.

4. Memiliki Tujuan atau Cita-cita

Anak percaya diri tidak akan bimbang dalam menentukan tujuan selanjutnya setelah menyelesaikan satu kegiatan atau tugas. Anak yang memiliki kepercayaan diri tinggi dan yakin pada kemampuannya, juga akan berani menetapkan cita-cita yang ingin diraihnya di masa depan. Mereka juga cenderung lebih berani dan optimistis dalam mengejar cita-cita. Itulah mengapa anak yang percaya diri tidak mudah putus asa.

5. Bisa Mengambil Keputusan Sendiri

Anak percaya diri yakin terhadap penilaiannya dan tidak ragu untuk mengambil keputusan sendiri. Jika memiliki rasa percaya diri, anak terkadang tidak membutuhkan pertimbangan orangtua dalam menentukan keputusan-keputusan dalam hidupnya, misalnya dalam memilih sekolah atau ekstrakurikuler yang akan diikuti. Dalam usia balita, anak yang percaya diri juga tidak ragu ketika harus memutuskan akan mengenakan baju berwarna apa atau memainkan permainan tertentu.

6. Berani Bertanggung Jawab

Anak yang memiliki kepercayaan diri tinggi juga akan berani dan senang menerima tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Misalnya, si Kecil akan senang jika Ibu memintanya membantu mencuci piring atau melakukan tugas sederhana di rumah.

7. Senang Membantu Orang Lain

Senang membantu teman juga menjadi salah satu ciri anak percaya diri. Jika memiliki kepercayaan diri, si Kecil tidak akan ragu mengulurkan tangan kepada teman atau orang lain yang membutuhkan bantuan. Menolong teman yang terjatuh adalah salah satu contoh sederhana wujud kepercayaan diri anak, loh Bu.

Penyebab Anak Tidak Percaya Diri

Jika tidak menunjukkan ciri-ciri di atas, bisa jadi si Kecil kurang memiliki rasa percaya diri. Anak yang kurang percaya diri biasanya memandang rendah atau buruk diri mereka sendiri. Si Kecil yang kurang percaya diri juga akan kesulitan menerima kritik, cenderung menghindari tugas, tanggung jawab, dan tantangan, serta tampak menyendiri atau kesepian.

Oleh sebab itu, Ibu perlu mengetahui penyebab anak tidak percaya diri sehingga dapat menghindari potensi ini terjadi si Kecil. Lantas, apa yang menyebabkan anak tidak percaya diri?

Beberapa hal bisa menjadi penyebab anak tidak percaya, khususnya terkait pola pengasuhan orang tua. Berikut ini penyebab anak tidak percaya diri:

1. Sering Dibanding-bandingkan

Ibu, membandingkan anak kita dengan anak lain adalah penyebab si Kecil menjadi tidak percaya diri. Anak yang sering dibanding-bandingkan cenderung akan merasa akan yang kurang dalam dirinya atau dia tidak sempurna. Penelitian juga menunjukkan, pada usia 6 hingga 11 tahun, anak juga lebih sering membandingkan diri mereka sendiri dengan orang lain. Hal ini kemudian membuat anak mulai cemas terhadap kemampuan mereka sendiri. Oleh karena itu, dukungan orang tua untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak sangat dibutuhkan di fase ini.

2. Tekanan untuk Berprestasi

Mendorong anak untuk berprestasi adalah sebuah hal baik, tetapi terlalu menekan mereka justru bisa berdampak buruk. Ekspektasi orang tua yang terlalu tinggi sering kali justru membuat anak semakin tertekan dan kehilangan rasa percaya diri.