Inilah 5 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Anak. Ibu Wajib Tahu!

Inilah 5 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Anak. Ibu Wajib Tahu!

7 bulan yang lalu
Dibaca 2,13 ribu

Perkembangan anak pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Faktor-faktor inilah yang menyebabkan sikap dan perilaku anak di masa depan berbeda-beda. Lalu, apa saja faktor yang memengaruhi perkembangan anak?

Yuk, cari tahu informasi di sini, Bu!

Faktor Genetik

Faktor yang memengaruhi perkembangan anak adalah faktor genetik atau keturunan. Tidak dapat dimungkiri bahwa si Kecil mewarisi genetik dari orang tuanya.

Hal inilah yang berperan besar terhadap tumbuh kembangnya hingga kelak ia dewasa. Ciri-ciri fisik seperti tinggi badan, berat badan, warna mata, tekstur rambut, serta bakatnya di bawah oleh gen.

Pola Asuh

Tidak hanya sebatas gen, pola asuh tepat bakal juga berperan penting terhadap perkembangan si Kecil.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) bahkan menyebutkan bahwa pola asuh menjadi bagian terpenting dalam pembentukan  kompetensi sosial, emosi, dan kemampuan kecerdasan atau intelektual anak.

Setidaknya ada empat macam pola asuh yang bisa Ibu terapkan sesuai kebutuhan dan lingkungan, yakni:

  1. Uninvolved atau kurang terlibat
  2. Indulgent atau permisif
  3. Authoritative atau demokratis
  4. Authoritarian atau otoriter

Lingkungan Sekitar

Tidak banyak yang sadar bahwa lingkungan sekitar turut serta dalam membentuk perkembangan anak. Hal ini berkaitan dengan cara ia belajar bahkan cara ia menyikapi sesuatu.

Sebagai contoh, lingkungan yang ramai, meriah, dan banyak orang akan membuat si Kecil mudah bersosialisasi dan mengenali karakter orang lain. Sebaliknya, jika lingkungan si Kecil sepi, maka bukan tidak mungkin ia akan cenderung menutup diri.

Stimulasi Kognitif dan Motorik

Meski terdengar sepele, stimulasi kemampuan kognitif dan motorik juga memengaruhi perkembangan anak.

Kemampuan kognitif pada dasarnya adalah keterampilan berbasis otak yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas apapun dari yang sederhana hingga yang paling kompleks. Sementara kemampuan motorik adalah kemampuan untuk menggerakkan kepala, tangan, kaki, dan anggota tubuh lainnya.

Baca Juga: Apa Itu Kemampuan Kognitif? dan Apa saja Tahapannya!

Untuk menstimulasi kemampuan kognitif, Ibu bisa mengajukan beberapa pertanyaan untuk memicu si Kecil agar mau berpikir dan memberikan jawaban. Untuk kemampuan motorik bisa diasah dengan melakukan aktivitas fisik, misalnya olahraga atau bermain.

Nutrisi yang Diberikan

Terakhir yang tidak kalah penting dalam perkembangan si Kecil adalah nutrisi yang diberikan setiap hari. Nutrisi yang memadai mampu mendukung proses tumbuh kembang serta mendukung sistem imun tubuh sehingga si Kecil tidak gampang sakit.

Demi memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisinya, Ibu sebaiknya memberikan sumber makanan yang baik diberikan sebagai nutrisi otak anak, di antaranya:

        Protein yang bisa ditemukan dalam seafood, kacang-kacangan, telur, serta susu.

        Zinc bisa didapat dengan mengonsumsi daging, ikan, susu dan olahannya serta biji-bijian.

        Zat besi bersumber dari daging, kacang dan biji-bijian, dan sayuran hijau

        Vitamin A diperoleh dari makanan seperti hati, wortel, ubi manis, dan bayam.

        Vitamin D bisa saja didapat dari sinar matahari pagi dan makanan seperti ikan.

Nah, tahukah Ibu bahwa selain nutrisi utama, si Kecil juga membutuhkan asupan nutrisi tambahan demi perkembangan anak yang optimal di mana hal ini bisa berdampak hingga ia dewasa.

Untuk membantu memenuhi nutrisi harian si Kecil, ibu dapat memberikan asupan nutrisi tambahan seperti PediaSure. PediaSure formula baru, kini mengandung Arginine dan Vitamin K2 untuk bantu pertumbuhan nyata si Kecil.

PediaSure tersedia dalam varian rasa vanilla, madu, cokelat, dan classic milky dengan ukuran 200gr hingga 1800gr tergantung varian rasa.

Ibu juga bisa memberikan asupan nutrisi padat kalori untuk bantu pertumbuhan si Kecil. PediaSure Complete, yang kini telah berganti nama menjadi PediaComplete merupakan nutrisi tambahan bisa dijadikan pilihan dengan kandungan yang telah disesuaikan rekomendasi WHO.

Nah, untuk informasi lebih lanjut seputar kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, Ibu dapat mengunjungi halaman produk PediaComplete. Terakhir, pastikan untuk selalu melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis kesayangan si Kecil dan keluarga, ya!

 

 

Sumber:

  1. Harvard Health.  Retrieved 12 Dec 2022, from  https://www.health.harvard.edu/blog/brain-food-children-nutrition-2018012313168
  1. Five ways with stimulating play-The Spoke – Early Childhood Australia's Blog (2019).  Retrieved 12 Dec 2022, from https://thespoke.earlychildhoodaustralia.org.au/five-ways-stimulating-play/
  1. Pengaruh Lingkungan terhadap Perkembangan Anak-Anggun PAUD-Ruang Guru dalam Jaringan.  Retrieved 12 Dec 2022, from https://anggunpaud.kemdikbud.go.id/berita/index/20170410222507
  1. Rokom-Pentingnya Pola Asuh Tepat untuk Membentuk Kepribadian Anak-Sehat Negeriku (2018).  Retrieved 12 Dec 2022, from https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20180731/2527052/pentingnya-pola-asuh-tepat-membentuk-kepribadian-anak/
Baca Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya   
Si Kecil Ingin Nge-gym? Simak Cara Lakukan Kegiatan untuk Anak Ini!
Si Kecil Ingin Nge-gym? Simak Cara Lakukan Kegiatan untuk Anak Ini!
Olahraga bagi anak-anak berbeda dengan dewasa. Secara fisik, tulang, otot, dan sendi anak-anak masih dalam fase pertumbuhan sehingga olahraganya menyesuaikan.
8 bulan yang lalu
Tips Mudah Lengkapi Nutrisi Anak 1 Tahun yang Sulit Makan
Tips Mudah Lengkapi Nutrisi Anak 1 Tahun yang Sulit Makan
Tahun kedua masih termasuk dalam fase di mana pertumbuhan si Kecil berjalan secara pesat. Maka dari itu, simak cara penuhi asupan nutrisi anak 1 tahun yang enggan makan berikut!
1 tahun yang lalu
Daftar Lengkap Makanan untuk Kecerdasan Otak Anak
Daftar Lengkap Makanan untuk Kecerdasan Otak Anak
Selain pengasuhan, makanan yang dikonsumsi anak setiap hari juga ikut berkontribusi dalam memengaruhi kecerdasan otak anak. ini makanan untuk kecerdasan otak
1 minggu yang lalu