7 Makanan Pengganti Nasi dan Cara Mengolahnya

7 Makanan Pengganti Nasi dan Cara Mengolahnya

3 minggu yang lalu
Dibaca 816
5 Menit membaca

Ibu perlu mengetahui makanan pengganti nasi yang cocok untuk si Kecil. Sebab, bisa saja si Kecil tiba-tiba tidak mau makan nasi. Jika hal itu terjadi, Ibu pasti ingin membeli berbagai macam vitamin agar si Kecil mau makan.

Masalah anak tidak mau makan nasi sering kali membuat Ibu khawatir. Namun, Ibu kini tak perlu khawatir lagi karena ada banyak bahan lain yang bisa menggantikan karbohidrat dalam nasi. Jadi, Ibu tak perlu memaksakan si Kecil makan nasi jika ia memang sedang bosan. Sebab, memaksakan si Kecil untuk makan hanya akan membuat ia trauma dengan makanan yang dikonsumsinya.

Makanan pengganti nasi untuk anak 2 tahun memiliki tekstur yang berbeda-beda dan menjadi sebuah tantangan baru bagi si Kecil. Dengan begitu, ia akan menjadi lahap saat menyantapnya.

Mengenal Makanan Pengganti Nasi

Seperti yang diketahui, nasi merupakan sumber karbohidrat yang murah dan mudah ditemukan. Bahkan, nasi telah menjadi salah satu makanan pokok yang wajib ada di Indonesia. Nasi mengandung lebih dari 15 vitamin dan mineral penting termasuk, asam folat, vitamin B, potasium, magnesium, selenium, serat, zat besi, dan seng. 

Nasi juga mengandung karbohidrat kompleks padat nutrisi yang dicerna tubuh secara perlahan untuk membantu si Kecil tetap berenergi sepanjang hari. Sayangnya, tidak semua anak mau mengkonsumsi nasi. Biasanya, hal ini terjadi karena anak merasa bosan.

Jika Ibu paksakan ia untuk memakan, si Kecil bisa saja trauma dengan nasi. Oleh karena itu, Ibu perlu mencoba makanan pengganti nasi untuk anak 2 tahun saat si Kecil tak mau makan.

Nasi sendiri mengandung karbohidrat yang terbentuk dari molekul gula. Sama seperti lemak dan protein, karbohidrat merupakan salah satu dari tiga nutrisi utama yang ada dalam makanan dan minuman.

Karbohidrat zat penting bagi tubuh yang diolah menjadi energi untuk beraktivitas dan mendukung kerja organ-organ dalam lebih maksimal. Nantinya, karbohidrat dipecah dalam tubuh menjadi glukosa atau gula darah.

Glukosa merupakan sumber energi utama untuk sel, jaringan, dan organ. Glukosa bisa digunakan atau disimpan dalam organ hati sebagai cadangan tenaga. Lalu, apakah aman jika si Kecil tidak mau makan nasi?

Umumnya, tidak akan menyebabkan masalah kesehatan jika si Kecil tidak mau makan nasi asalkan Ibu bisa menemukan makanan pengganti nasi. Apalagi, ada banyak makanan pengganti nasi yang kadar gulanya lebih sedikit sehingga lebih menyehatkan untuk si Kecil. 

7 Makanan Pengganti Nasi dan Resep Olahannya

Ada beberapa makanan pengganti nasi yang bisa Ibu manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Meski si Kecil tidak mau makan nasi, Ibu bisa tenang karena kebutuhan nutrisi si Kecil tetap terpenuhi dengan baik. Berikut 7 resep makanan pengganti nasi untuk anak usia 2 tahun:

1. Singkong

Singkong telah lama menjadi makanan pengganti nasi karena mengandung karbohidrat kompleks yang menyehatkan. Untuk anak usia 2 tahun, Ibu sudah bisa memberikan singkong sebagai pengganti nasi. Ibu bisa mengolah singkong menjadi pure dengan merebusnya terlebih dahulu lalu dihaluskan.

2. Oatmeal

Oatmeal merupakan makanan yang kaya serat dan nutrisi. Makanan pengganti nasi ini juga bebas gluten sehingga cocok untuk anak yang alergi gluten. Ibu bisa memasak quinoa seperti nasi lalu mencampurkannya dengan telur, ayam, dan jagung. Ibu juga bisa mengolahnya menjadi makanan manis dengan mencampurkan aneka buah.

3. Kentang

Selain singkong, kentang juga sering digunakan sebagai makanan pengganti nasi karena kandungan karbohidratnya yang baik untuk tubuh. Kentang juga mengandung vitamin C yang bisa membantu menjaga kekebalan tubuh si Kecil. Ibu bisa menambahkannya ke dalam sup atau mengolahnya menjadi kentang rebus.

4. Ubi Jalar

Ubi jalar juga bisa menjadi makanan pengganti nasi yang sempurna. Umbi-umbian ini mengandung zat besi dan vitamin C yang dIbutuhkan si Kecil. Ubi jalar juga mengandung antioksidan yang melindungi dari penyakit kardiovaskular dan kanker. Rasa manis yang ada dalam ubi jalar juga bisa membuat si Kecil lebih lahap saat menyantapnya. Ibu bisa mengolah ubi jalar menjadi puree atau memanggangnya.