Terlengkap! Ini 10 Makanan yang Mengandung Protein

Terlengkap! Ini 10 Makanan yang Mengandung Protein

2 minggu yang lalu
Dibaca 128

Salah satu hal penting yang dibutuhkan tubuh untuk berkembang adalah protein. Ini merupakan zat pembangun tubuh, yang sangat penting di seribu hari pertama kehidupan (HPK), sejak janin berada dalam kandungan.

Pada tumbuh kembang anak, protein menjadi bahan baku untuk membangun jaringan, seperti otot, kulit, dan tulang. Protein juga merupakan komponen kunci dari antibodi yang melindungi tubuh dari penyakit dan membantu menjaga sistem kekebalan si kecil.

Protein terdiri dari molekul kecil yang disebut asam amino, yang saling terhubung. Asam amino yang ini membentuk rantai protein panjang, yang kemudian menjadi bentuk kompleks.

Ada banyak makanan yang dapat memberi protein bagi tubuh, salah satunya susu tinggi protein.

Makanan yang mengandung protein

Selain susu, Anda bisa mendapat protein dari makanan hewani maupun nabati. Protein yang ditemukan dalam produk hewani misalnya susu, telur, makanan laut, dan daging. Sementara protein nabati terkandung dalam kacang-kacangan, sayuran, tahu, tempe, dan biji-bijian.

Apa saja makanan yang mengandung protein? Berikut 10 makanan dengan kandungan protein tinggi yang baik untuk tubuh selain susu tinggi protein.

1. Daging Ayam

Ayam merupakan salah satu daging yang paling umum dikonsumsi di seluruh dunia. Tak hanya mudah diolah, daging ayam merupakan makanan yang mengandung protein tinggi.

Setiap potongan daging ayam - dari dada, paha, dan sayap – memiliki jumlah protein, lemak, dan kalori yang berbeda.

Dada ayam yang dimasak dengan kulit (172 gram) mengandung 54 gram protein. Ini sama dengan 31 gram protein per 100 gram dada ayam.

Sementara paha ayam tanpa kulit dan tanpa tulang seberat 52 gram mengandung 13,5 gram protein. Untuk sayap ayam dengan kulit mengandung 99 kalori, dengan 39 persen kalori berasal dari protein dan 61 persen dari lemak.

Selain protein, daging ayam juga menjadi sumber niasin, vitamin B6, selenium, dan fosfor.

2. Ikan dan Makanan Laut

Makanan laut adalah sumber protein yang sangat baik karena biasanya rendah lemak.

Setiap 3 ons ikan, pada umumnya, mengandung 16-26 gram protein. Ada berbagai macam ikan dengan jumlah kandungan tersebut, di antaranya:

·         Ikan lele

·         Ikan kod

·         Ikan salmon

·         Ikan Nila

·         Ikan Tuna

 

Semua ikan ini mengandung lemak jenuh berkisar antara 0-2 gram dalam 3 ons ikan. Dengan kata lain, ikan merupakan sumber protein tanpa lemak. Sebagian besar lemak dalam ikan merupakan asam lemak omega-3, lemak sehat yang mampu melindungi jantung dan saraf manusia.

Selain ikan, makanan laut seperti kerang, lobster, atau udang juga mengandung tinggi protein.

3. Daging Sapi

Kandungan di dalam daging sapi sebagian besar terdiri dari protein. Dalam 100 gram daging sapi yang disajikan dengan cara dipanggang, terdapat 26,1 gram protein.

Bahkan, penelitian menyebut bahwa daging sapi merupakan sumber protein makanan paling lengkap. Karena kandungan asam amino daging sapi hampir identik dengan otot kita.

Baca Juga: Kenali Pentingnya Konsumsi Produk Susu Tinggi Protein Berikut!

4. Telur

Telur juga merupakan makanan tinggi protein. Namun, Anda juga perlu mengetahui bahwa bagian putih telur dan kuning telur mengandung nutrisi yang berbeda.

Kuning telur mengandung setengah dari seluruh kandungan protein telur. Di dalam kuning telur ini juga terkandung nutrisi lain dan lemak.

Sementara, 88 persen putih telur merupakan air. Dalam 33 gram putih telur mentah hanya terkandung sekitar 3,6 gram protein.

5. Kacang-kacangan

Tak hanya susu dan makanan hewani saja. Kacang-kacangan juga kaya akan protein. Selain mudah dimakan dan diolah, kacang merupakan makanan yang mengandung protein nabati.

Beberapa jenis kacang-kacangan tinggi protein antara lain kacang almond, kenari, kacang pistachio atau kacang pistasi, kacang mete, kacang tanah, dan hazelnut.

6. Biji-bijian

Biji-bijian utuh seperti beras merah, oatmeal mengandung lapisan dedak yang kaya serat, kaya nutrisi, berprotein, dan endosperm bertepung.

Sementara makanan olahan dari biji-bijian seperti roti putih atau nasi hanya mengandung endosperma.

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa biji-bijian menyediakan vitamin dan mineral tambahan, ditambah antioksidan tingkat tinggi dan nutrisi nabati seperti protein.

7. Tahu dan Tempe

Tahu dan tempe merupakan sumber protein nabati lainnya. Selain menjadi makanan tinggi protein, tahu tempe juga mengandung prebiotik, beragam vitamin dan mineral.

Kandungan kacang kedelai di dalam tempe lebih banyak dibanding tahu. Artinya, tempe mengandung lebih banyak protein.

Umumnya, 3 ons atau 84 gram tahu mengandung 6 gram protein. Jumlah kandungan protein tersebut hanya sekitar 40 persen dari jumlah kandungan protein yang ada pada tempe.

8. Brokoli

Brokoli termasuk sayuran yang tinggi protein, vitamin C, vitamin K, serat, dan kalium.

Kandungan protein dalam brokoli mencapai 3 gram dalam 96 gram berat.

Sayuran ini juga mengandung nutrisi bioaktif yang membantu tubuh dari serangan kanker.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan Untuk Orang Tua!

9. Greek Yogurt

Dalam 7 ons atau setara 200 gram greek yogurt mengandung sekitar 20 gram protein, lebih banyak dibanding kandungan protein dalam yogurt biasa.

Penganan ini sangat kental dan cocok dengan hidangan manis atau gurih.

Greek yogurt sendiri terbuat dari susu domba penuh lemak. Kandungan nutrisinya yang tinggi membuat Greek yogurt bisa menjadi pilihan cemilan sehat.

10. Susu Tinggi Protein

Selain bahan makanan di atas, susu juga dapat menjadi salah satu pilihan makanan tinggi protein. Dalam segelas susu sapi, terdapat 8 gram protein.

Susu tinggi protein juga kerap dipilih orangtua untuk memenuhi kebutuhan si kecil.

Penelitian menunjukkan protein dalam susu menunjukkan manfaat berupa anti-kanker, anti-hipertensi, anti-mikroba, efek menurunkan kolesterol, dan menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Anda juga bisa memberikan Si Kecil PediaSure Classic Milky dengan 0 gram sukrosa yang enak dan tidak manis sebagai asupan nutrisi sumber protein.

Bukan hanya kalsium dan protein yang dapat membantu pertumbuhan tulang anak. Kandungan Vitamin K2 dan Argirin di PediaSure Classic Milky juga mendukung kekuatan tulang dan percepatan pertumbuhan si kecil.

Formula baru PediaSure Classic Milky dapat dijadikan asupan nutrisi sumber protein karena mengandung 3 sumber bahan protein, energi, arginine, vitamin K2, kalsium, dan MCT 15% yang mendukung pertumbuhan si kecil.

PediaSure Classic Milky juga mengandung campuran sinbiotik unik, 14 vitamin, dan 9 mineral untuk daya tahan tubuh si kecil. Tak ketinggalan, Omega 3 dan omega 6, AA & DHA yang menunjang kemampuan berpikir.

Sesuai dengan rekomendasi dokter spesialis anak, Anda bisa memberikan si Kecil asupan nutrisi sumber protein PediaSure Classic Milky 2 kali sehari. Cukup campurkan 4 sendok takar PediaSure Classic Milky ke dalam 195 ml air matang, lalu aduk secara merata. Si Kecil bisa langsung meminumnya dan mendapatkan manfaat dari PediaSure Classic Milky.

Dengan berbagai manfaat yang dimiliki, protein merupakan salah satu nutrisi vital bagi manusia. Maka dari itu, asupan makanan dan susu tinggi protein adalah salah cara efektif yang bisa Anda lakukan untuk mendukung laju tumbung kembang anak.

 

 

SUMBER:

Protein Bukan Hanya Susu - Kemkes. Retrieved 18 June 2022, from

https://www.kemkes.go.id/article/view/18032900001/sumber-protein-bukan-hanya-susu.html

How Protein Fuels Child Development – Abbot. Retrieved 18 June 2022, from https://www.nutritionnews.abbott/pregnancy-childhood/kids-growth/how-protein-fuels-child-development/

Protein Intake-How Much Protein Should You Eat per Day? – Healthline. Retrieved 18 June 2022, from https://www.healthline.com/nutrition/how-much-protein-per-day

Kid Nutrition Basics for Parents – WebMD, Retrieved 18 June 2022, from https://www.webmd.com/parenting/kid-nutrition-basics

How Much Protein in Chicken? Breast, Thigh and More – Healthline, Retrieved 18 June 2022, from https://www.healthline.com/nutrition/protein-in-chicken#TOC_TITLE_HDR_2

Good Protein Source – WebMD, Retrieved 18 June 2022, from https://www.webmd.com/fitness-exercise/guide/good-protein-sources

How Much Protein Does Fish Have? – Sfgate, Retrieved 18 June 2022, from

https://healthyeating.sfgate.com/much-protein-fish-have-6418.html

Beef 101: Nutrition Facts and Health Effects - Healthline, Retrieved 18 June 2022, from

https://www.healthline.com/nutrition/foods/beef#nutrition

How Much Protein in an Egg? – Healthline, Retrieved 18 June 2022, from 

https://www.healthline.com/nutrition/protein-in-egg#TOC_TITLE_HDR_5

8 High Protein Nuts to Add to Your Diet - Healthline, Retrieved 18 June 2022, from 

https://www.healthline.com/nutrition/high-protein-nuts#The-bottom-line

5 Whole Grains to Keep Your Family Healthy - Eat Right, Retrieved 18 June 2022, from 

https://www.eatright.org/food/vitamins-and-supplements/nutrient-rich-foods/five-grains-to-keep-your-family-healthy

Why Tempeh Is Incredibly Healthy and Nutritious - Healthline, Retrieved 18 June 2022, from 

https://www.healthline.com/nutrition/tempeh#about-tempeh

Baca Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya   
Ibu, Pahami Kecerdasan Kinestetik Anak di Sini!
Ibu, Pahami Kecerdasan Kinestetik Anak di Sini!
Ibu, kecerdasan kinestetik adalah kemampuan memproses informasi secara fisik, misalnya lewat gerakan tubuh, ekspresi wajah, atau gerakan tangan dan kaki.
2 minggu yang lalu
Tips Ampuh Mengatasi Anak Kecanduan Gadget
Tips Ampuh Mengatasi Anak Kecanduan Gadget
Bagaimana cara ampuh untuk mengatasi anak kecanduan gadget? Simak tips berikut yuk, Bu!
6 bulan yang lalu
Tinggi dan Berat Badan Anak Belum Ideal? Lakukan 3 Cara Ini!
Tinggi dan Berat Badan Anak Belum Ideal? Lakukan 3 Cara Ini!
Orangtua perlu mengetahui berapa tinggi dan berat badan ideal sesuai usia anak untuk memastikan tumbuh kembangnya sudah optimal.
2 tahun yang lalu