Yuk, Pahami 7 Manfaat Madu untuk Anak Berikut Ini!

Yuk, Pahami 7 Manfaat Madu untuk Anak Berikut Ini!

11 bulan yang lalu
Dibaca 2,16 ribu
5 Menit membaca

Sudah bukan rahasia lagi bahwa madu merupakan makanan yang kaya manfaat kesehatan. Madu juga sering digunakan sebagai pemanis alami yang menyehatkan. Madu sendiri dibuat oleh lebah namun bisa dikonsumsi manusia segala usia, termasuk anak-anak. Namun, adakah manfaat madu untuk anak? Cek jawabannya di bawah ini!

Bolehkah Anak Minum Madu?

Madu mengandung antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari peradangan. Peradangan adalah pemicu berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, kanker, dan gangguan autoimun.

Satu studi menemukan bahwa antioksidan dalam madu dapat dideteksi dalam plasma darah, yang menunjukkan bahwa makan madu dapat meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh. Namun, banyak ahli kesehatan melarang pemberian madu untuk anak di bawah satu tahun karena bisa menyebabkan botulisme.

Bayi bisa terkena botulisme saat memakan spora Clostridium botulinum yang ditemukan di tanah, madu, dan produk madu. Spora ini berubah menjadi bakteri di usus dan menghasilkan racun saraf berbahaya di dalam tubuh.

Kabar baiknya, saat anak sudah mencapai usia 1 tahun atau 12 bulan, kita bisa memberikan mereka madu sebagai makanan sehat. Sebab, pada usia tersebut sistem pencernaan bayi sudah berkembang lebih baik.

Kandungan Nutrisi Pada Madu

Manfaat madu untuk anak tentu berkat kandungan nutrisinya yang tinggi. Satu sendok makan madu mengandung:

  1. Kalori: 64
  2. Protein: 0 gram
  3. Lemak: 0 gram
  4. Karbohidrat: 17 gram
  5. Serat: 0 gram
  6. Gula : 17 gram.

Madu juga mengandung vitamin dan mineral, seperti besi, zinc, dan potasium. Tidak hanya itu, madu juga mengandung sejumlah kecil enzim, asam amino, mineral, dan antioksidan. Ini juga mengandung vitamin B dan vitamin C dalam jumlah sedang.

7 Manfaat Madu untuk Anak

Khasiat madu untuk anak sangat beragam. Seperti yang disebutkan sebelumnya, madu hanya bisa dikonsumsi oleh anak berusia minimal 1 tahun. Pasalnya, pencernaan anak di bawah 1 tahun belum berkembang sempurna sehingga konsumsi madu rentan membuat mereka mengalami keracunan makanan, salah satunya botulisme.

Berikut berbagai manfaat madu untuk anak 1 tahun:

1. Meredakan Batuk

Madu mengandung sifat antibakteri yang membantu mengurangi peradangan pada selaput lendir yang melapisi hidung, tenggorokan, dan saluran bronkial, sehingga mengurangi batuk yang disebabkan oleh pilek atau flu.

Satu sendok makan madu sebelum tidur dapat melonggarkan lendir di tenggorokan dan mengurangi frekuensi dan keparahan batuk saat tidur.

2. Membantu Penyembuhan Luka

Manfaat madu berikutnya adalah membantu penyembuhan luka. Madu telah digunakan sebagai bahan pembalut luka dan luka bakar sejak zaman kuno.

Madu bertindak sebagai desinfektan, membantu mengurangi peradangan, dan juga membantu menjaga kelembapan luka, yang mempercepat penyembuhan.

Madu juga kaya akan antioksidan dan sarat dengan sifat anti-bakteri yang dapat membantu menghilangkan infeksi, sekaligus mengurangi jaringan parut.

3. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan

Konsumsi madu bermanfaat bagi saluran pencernaan karena menjaga sistem cerna dari penyumbatan dan mengatur pergerakan usus. Madu juga membantu meredakan infeksi perut seperti gangguan pencernaan, sembelit, kembung dan perut kembung dan sejenisnya.

Manfaat ini sering menimbulkan anggapan madu penambah nafsu makan anak. Karena saat sistem pencernaan si Kecil sehat, umumnya nafsu makannya juga membaik.

4. Meningkatkan Energi

Madu terbuat dari tiga jenis gula, yakni sukrosa, glukosa, dan fruktosa. Masing-masing gula tersebut digunakan oleh tubuh kita secara berbeda.

Sukrosa dan glukosa dicerna tubuh dengan cepat sehingga memicu lonjakan gula darah. Namun, fruktosa dalam madu tetap berada dalam sistem tubuh lebih lama dan memberi anak Anda energi yang stabil. Dengan cara ini, energi anak akan terjaga tanpa harus mengonsumsi makanan manis lainnya.

5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Madu dikenal dapat merangsang produksi sel imun dalam tubuh sehingga menjaga daya tahan tubuh kuat.

Sifat antibakteri dan antioksidan dalam madu membantu melawan serangan kuman dan bakteri. Kandungan antioksidan pada madu juga membantu menangkal radikal bebas yang memicu berbagai penyakit.

6. Melindungi Hati dari Kerusakan

Madu bertindak sebagai pelindung hati terhadap penyakit dan kerusakan tertentu. Madu juga terbukti mengurangi efek samping dosis parasetamol yang dapat menyebabkan kerusakan hati.

Jika anak sakit, sesendok madu akan membantu obatnya turun dan melindunginya dari bahaya. Penelitian juga membuktikan bahwa Madu membantu meningkatkan kontrol gula darah.

7. Meningkatkan Fungsi Otak

Madu juga memiliki manfaat untuk fungsi kognitif otak anak.Polifenol dalam madu membantu melawan peradangan di hippocampus, bagian otak yang terlibat dalam memori.

Selain itu, efek antioksidan dan anti-inflamasi yang terdapat pada madu dapat bermanfaat bagi banyak bagian tubuh, termasuk kesehatan otak.

Aturan Pemberian Madu Pada Anak

Meskipun madu memiliki manfaat untuk anak, orangtua tidak bisa memberikannya dengan sembarangan.

Madu bisa diperkenalkan kepada anak ketika usia mereka telah menginjak satu tahun. Di sisi lain, anak-anak sering mengalami masalah gigi berlubang karena makanan manis.

Meski menyehatkan, madu juga mengandung gula yang tinggi. Oleh karena itu, orangtua tidak bisa memberikan madu secara berlebihan pada anak untuk mencegah kerusakan gigi.

Madu memiliki kalori yang tinggi selain dari manfaat nutrisinya. Orangtua bisa memberikan madu pada anak setiap hari. Namun, jangan memberikannya dalam jumlah yang banyak, cukup satu hingga dua sendok saja dalam sehari.

Selain itu, Anda juga bisa menjadikan madu sebagai pengganti gula tambahan. Anda bisa menambahkan madu pada makanan, seperti menambahkannya di atas roti panggang atau pancake, dan mencampurkannya ke dalam smoothie atau jus untuk menambah citarasa.

Saat memberikan madu, pastikan anak Anda tidak memiliki alergi.

Meskipun alergi madu jarang terjadi, hal itu bisa saja terjadi. Alergi bisa terjadi karena bee pollen di dalam madu bisa memicu reaksi alergi yang serius.

Bee pollen adalah campuran serbuk sari dan enzim pencernaan dari lebah yang dapat memicu reaksi alergi serius. Hentikan pemberian madu saat anak menunjukan tanda alergi.

Selain Madu, Anak Juga Perlu Asupan Nutrisi Lainnya

Meski madu menyehatkan dan memberi manfaat, tapi pastikan juga si Kecil mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Untuk itu, berikan nutrisi tambahan untuk anak lewat PediaSure.

Selain diperkaya AA dan DHA, PediaSure juga mengandung omega 3 dan 6. Kombinasi ini baik untuk perkembangan fungsi kognitif anak.

Kandungan 14 vitamin dan 9 mineral juga ada dalam Pediasure. Ini membantu pertumbuhan dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian si Kecil.

Pediasure juga dilengkapi dengan Arginine dan Vitamin K2. Nutrisi yang mendukung pertumbuhan tulang anak. Apalagi, pediasure juga dilengkapi dengan 3 sumber protein yang sangat bergizi.

Pediasure diformulasikan khusus untuk anak berusia 1 hingga 10 tahun. Rasa Pediasure juga sangat beragam–yakni vanilla, madu, cokelat, dan classic milky–dan cocok di lidah anak.

Jadi, selain manfaat madu untuk anak, Anda juga perlu memberi tambahan asupan nutrisi seperti PediaSure ya Bu!

 

 

 

SUMBER:

Honey: Are There Health Benefits?- Web MD. Retrieved on February 9, 2023 from https://www.webmd.com/diet/honey-health-benefits 

When Is It Safe for Babies to Eat Honey? - Healthline. Retrieved on February 9, 2023 from https://www.healthline.com/health/parenting/when-can-babies-eat-honey 

Why Can't Babies Have Honey? - Parents. Retrieved on February 9, 2023 from https://www.parents.com/baby/feeding/when-can-my-baby-eat-honey/ 

Honey Nutrition Facts and Health Benefits - Verywellfit. Retrieved on February 9, 2023 from https://www.verywellfit.com/honey-nutrition-facts-and-calories-4164274 

5 Honey Health Benefits for Children Over 2 - Sunshine House. Retrieved on February 9, 2023 from https://sunshinehouse.com/blog/5-honey-health-benefits-for-children-over-2/ 

5 Manfaat Madu untuk Anak -Universitas Airlangga Fakultas Keperawatan. Retrieved on February 9, 2023 from http://ners.unair.ac.id/site/index.php/news-fkp-unair/30-lihat/939-5-manfaat-madu-untuk-anak 

Is Honey Good for Your Liver? - Live Strong. Retrieved on February 9, 2023 from https://www.livestrong.com/article/478981-is-honey-good-for-your-liver/