10 Manfaat Zinc Bagi Tubuh dan Rekomendasi Nutrisi yang Tepat

10 Manfaat Zinc Bagi Tubuh dan Rekomendasi Nutrisi yang Tepat

11 bulan yang lalu
Dibaca 13,54 ribu
5 Menit membaca

Tahukah Ibu bahwa zinc adalah nutrisi penting yang sayangnya tubuh tidak dapat memproduksi atau menyimpannya sendiri?

Untuk memenuhi asupan zinc di dalam tubuh, Ibu perlu memastikan anak mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan zinc atau mengonsumsi suplemen zinc. Supaya lebih paham mengenai zinc dan manfaatnya bagi tubuh, yuk simak penjelasan di bawah ini!

Apa itu Zinc?

Mineral seng atau Zinc (Zn) adalah mineral penting yang berguna dalam berbagai proses di dalam tubuh, seperti ekspresi gen, reaksi enzim, fungsi imun, sintesis protein, penyembuhan luka, pertumbuhan dan perkembangan.

Faktanya, zinc atau seng adalah mineral paling melimpah di dalam tubuh, setelah zat besi; dan ada di setiap sel tubuh.

Zinc dibutuhkan untuk aktivitas lebih dari 300 enzim yang membantu metabolisme, pencernaan, fungsi saraf, dan banyak proses lain di dalam tubuh. Senyawa ini juga penting untuk perkembangan dan fungsi dari sel imun. Mineral seng ini juga punya peran krusial bagi produksi protein, sistesis DNA, dan kesehatan kulit.

10 Manfaat Zinc Bagi Tubuh

Zinc memiliki banyak manfaat bagi tubuh, beberapa di antaranya:

1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Dalam sistem kekebalan tubuh, zinc berperan sebagai penyusun enzim Superokside Dismutase (SOD). Mineral seng punya peranan krusial pada sistem imunitas tubuh manusia, serta mempengaruhi sel kekebalan bawaan dan adaptif. Defisiensi seng berefek negatif bagi tubuh, seperti berkurangnya respons imun atau meningkatnya kerentanan pada infeksi.

2. Mengobati Luka

Salah satu fungsi Zinc bagi tubuh yang jarang diketahui adalah mengobati luka. Mineral seng memiliki peran krusial dalam produksi kolagen, yakni serat protein yang memberi kekuatan dan tekstur elastis pada kulit. Produksi kolagen yang maksimal membuat luka bisa menyusut dan menutup dengan lebih cepat.

3. Mengurangi Peradangan

Zinc meredakan stres oksidatif, sehingga peradangan di dalam tubuh bisa mereda sehingga menurunkan risiko terkena penyakit kronis akibat peradangan seperti penyakit jantung, kanker, dan pneumonia.

4. Tumbuh Kembang Anak

Mencukupi kebutuhan zinc pada anak akan membantunya memiliki tinggi dan berat badan yang ideal. Sementara, kekurangan asupan zinc dapat menghambat pertumbuhan anak, sehingga menyebabkan keterlambatan gangguan motorik dan kognitifnya.

5. Mengatasi Diare pada Balita

Fungsi zinc yang lain adalah menurunkan tingkat keparahan diare pada balita, frekuensi buang air besar, serta kekambuhan diare 3 bulan berikutnya. Zinc memiliki kemampuan untuk mendukung penyerapan air dan elektrolit usus, merangsang reaksi kekebalan tubuh di saluran pencernaan, dan memperbaiki kerusakan sel dengan cepat.

6. Menjaga Kesehatan Otak

Zinc berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi otak. Zinc berperan dalam transmisi sinapsis dan aksonal dan penting untuk metabolisme asam nukleat. Kekurangan zinc berdampak pada terganggunya DNA, RNA, dan sintesa protein selama perkembangan otak.

7. Meredakan Flu

Zinc mencegah rhinovirus berkembang biak dan menghentikan rhinovirus bersarang di membran mukosa hidung dan tenggorokan. Zinc efektif dikonsumsi dalam bentuk sirup atau permen, sehingga bertahan di tenggorokan dan langsung kontak dengan rhinovirus.

8. Memelihara Kesehatan Jantung

Tidak hanya itu, senyawa ini juga memengaruhi jantung dengan memodulasi tekanan oksidatif kardiomikosit dan memelihara struktur miokardial jantung. Memiliki asupan mineral seng yang cukup di tubuh berarti lebih muda untuk melancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, serta mengatur kadar kolesterol.