Nutrisi untuk Dukung Pertumbuhan Nyata & Dukung Kemampuan Berpikir si Kecil

Nutrisi untuk Dukung Pertumbuhan Nyata & Dukung Kemampuan Berpikir si Kecil

1 bulan yang lalu

Perkembangan kognitif mewakili cara berpikir, belajar, memori, perhatian, dan persepsi. Dengan banyaknya hal yang diatur oleh otak, maka kecerdasan anak menjadi sangat penting.

 

Perlu Ibu pahami jika di usia dini otak menjadi salah satu organ yang lebih cepat berkembang daripada bagian tubuh manusia lain. Umumnya, perkembangan otak terjadi dalam dua tahun pertama kehidupan dan di waktu ini otak telah mencapai 80% dari beratnya.

 

Agar perkembangan otak anak berjalan optimal, Ibu perlu memperhatikan pemenuhan gizi si Kecil sehari-hari. Pemberian gizi pada si Kecil sangat berperan pada sintesis DNA, metabolisme hormon, dan sistem enzim dalam otak.

 

Bila anak kekurangan gizi, otak menjadi salah satu bagian yang paling berpengaruh. Untuk membantu meningkatkan kemampuan kognitifnya, Ibu bisa memberikan nutrisi yang sesuai dengan memastikan di dalamnya terdapat beberapa kandungan di bawah ini:

 

 

1. DHA (Docosahexaenoic Acid)

 

Kandungan yang perlu ada di susu penambah kecerdasan otak anak yaitu DHA. DHA termasuk pada kelompok asam lemak Omega-3. Perlu diketahui, struktur membran neuron otak terdiri dari lemak salah satunya dari DHA. DHA membantu neuron jadi lebih peka sehingga informasi yang disampaikan bisa lebih cepat diterima oleh otak. 

 

Fungsi lain dari DHA yaitu mendukung fungsi mata dan sistem saraf pada retina mata. Bila si Kecil yang masih usia dini kekurangan DHA berisiko memiliki kecerdasan yang rendah.

 

2. LA (Linoleic Acids)

 

Asam linoleat atau yang dikenal sebagai omega-6 merupakan asam lemak tak jenuh ganda yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh termasuk otak. LA umumnya ada dalam ASI. Namun, sekarang sudah banyak formula yang juga menambahkan LA di dalamnya. 

 

Peran dari LA sendiri dapat menunjang kinerja otak. Telur, kacang-kacangan, minyak alpukat, dan tahu merupakan beberapa contoh makanan yang memiliki kandungan LA.

 

3. ALA (Asam Alfa-Linolenat)

 

Asam alfa-linolenat juga jadi bagian dari asam lemak omega-3 esensial. Fungsinya untuk mendukung kinerja DHA dalam membentuk sel otak. Beberapa makanan yang mengandung ALA yaitu daging merah, kacang-kacangan, minyak kedelai, minyak kanola, minyak biji rami, dan produk susu.

 

4. AA (Arachidonic Acid)

 

Nutrisi yang dikonsumsi si Kecil sehari-hari juga sebaiknya mengandung AA (Arachidonic Acid). AA adalah kandungan yang berperan dalam perkembangan tubuh si Kecil khususnya bagi pembekuan darah, imunitas, dan pembentukan jaringan otak. AA biasanya terdapat di sumber makanan seperti susu, telur, dan daging merah. Untuk mendapatkan berbagai kandungan tersebut, Ibu bisa memberikan nutrisi untuk mendukung kecerdasan otak anak seperti PediaSure. PediaSure telah diformulasikan secara ilmiah untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak serta mendukung proses pertumbuhan.

 

Selain mengandung DHA, AA, LA dan ALA yang bagus untuk dukung kecerdasan otak si Kecil, PediaSure juga mengandung nutrisi penting lainnya untuk mendukung berat dan tinggi badan anak. Kandungan tersebut yaitu tiga sumber bahan protein (whey, kasein, dan soya), 12 vitamin dan 8 mineral, campuran minyak nabati, kalsium, & fosfor.

 

Sedangkan untuk menjaga daya tahan tubuh si Kecil, PediaSure juga dilengkapi dengan Prebiotik FOS dan Probiotik L.acidophilus, Selenium, dan Zinc, serta vitamin C,D & E. Agar manfaat dari PediaSure ini maksimal, sebaiknya Ibu menyajikannya dua kali sehari di sela waktu makan utama anak ya. Sebagai catatan, PediaSure tidak untuk anak di bawah satu tahun ya, Bu.

 

Ibu bisa menemukan PediaSure di minimarket atau supermarket terdekat dari tempat tinggal. Ibu bisa memilih varian rasa yang disukai si Kecil yaitu PediaSure vanila (200g, 400g, 850g, 1800g), PediaSure Coklat (400g), PediaSure Madu (200g, 400g, 850g).

 

SUMBER:

Kemampuan Kognitif Anak PAUD Dipengaruhi Asupan Gizi. (n.d.). Kemampuan Kognitif Anak PAUD Dipengaruhi Asupan Gizi. Retrieved 4 June 2021, from https://bppauddikmaslampung.kemdikbud.go.id/berita/read/kemampuan-kognitif-anak-paud-dipengaruhi-asupan-gizi

 

Omega-3 fatty acids EPA and DHA: Health benefits throughout life. (2012, January 5). Retrieved 4 June 2021, from https://advances.nutrition.org/content/3/1/1.full

 

National Center for Biotechnology Information. Omega-3 DHA and EPA for cognition, behavior, and mood: Clinical findings and structural-functional synergies with cell membrane phospholipids. (September). Retrieved 4 June 2021, from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18072818/

 

Web MD. Alpha-linolenic acid (ALA): Overview, uses, side effects, precautions, interactions, dosing and reviews. (n.d.). Retrieved 4 June 2021, from https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1035/alpha-linolenic-acid

 

Nature. Linoleic acid–good or bad for the brain? Retrieved 4 June 2021, from https://www.nature.com/articles/s41538-019-0061-9

Home

Produk

Growthpedia

Artikel

Shop