Agar Berat dan Tinggi Anak Cepat Naik, Bagaimana Cara Memilih Nutrisi yang Tepat?

Agar Berat dan Tinggi Anak Cepat Naik, Bagaimana Cara Memilih Nutrisi yang Tepat?

1 minggu yang lalu
Dibaca 78

Bayi yang gemuk dan sehat tentu menggemaskan ya, Bu?

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memastikan bayi tumbuh sehat dan gemuk. Salah satunya adalah dengan memberikan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang tepat.

Sesuai rekomendasi WHO dan UNICEF, bayi disarankan mendapatkan ASI eksklusif hingga berusia enam bulan. Setelah itu, Ibu bisa mulai memberikan MPASI untuk mendukung tumbuh kembang bayi di atas usia 6 bulan, sembari terus memberikan ASI hingga Si Kecil berusia 2 tahun.

Ibu perlu memperhatikan MPASI untuk Si Kecil setelah ia berusia 6 bulan. Pemberian MPASI yang baik dan penuh nutrisi akan membantu pertumbuhan bayi.

Apa Itu MPASI?

MPASI adalah makanan pendamping yang bisa diberikan untuk bayi di atas usia 6 bulan. Mengapa MPASI harus berikan setelah bayi berusia enam bulan? WHO menjelaskan, bayi di atas usia 6 bulan, membutuhkan energi dan nutrisi yang tidak bisa didapatkan dari ASI.

Oleh sebab itu, memberikan makanan pendamping untuk bayi mulai usia 6 bulan sangatlah penting guna memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi si Kecil. Pemberian MPASI yang terlambat dan tidak sesuai nutrisinya akan mengganggu pertumbuhan bayi.

Nutrisi yang didapatkan bayi pada tahun pertama hidupnya sangatlah penting untuk perkembangan dan pertumbuhannya. Bayi yang mendapatkan MPASI sehat juga diyakini akan memiliki kebiasaan makan yang baik di masa depannya. Namun, perlu Ibu ketahui bahwa pemberian MPASI harus disesuaikan dengan kesiapan, keterampilan makan, dan usia perkembangan bayi Anda.

Ibu bisa mulai memberikan MPASI berupa makanan halus, seperti kentang tumbuk atau bubur jagung. Berikan MPASI dalam porsi kecil terlebih dahulu. Setelah bayi terbiasa dengan makanannya, Ibu bisa menambah porsi makan dari satu sendok teh menjadi satu sendok makan. Secara perlahan, Ibu juga bisa memperkenalkan jenis-jenis makanan lain kepada bayi, seperti aneka buah, sayuran, dan daging. Namun, perhatikan jenis dan tekstur makanan untuk bayi, ya Bu. 

Baca Juga: Penyebab & 7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian MPASI:

  • Tepat waktu: makanan pendamping harus diberikan saat bayi membutuhkan energi dan nutrisi lebih banyak dari yang bisa didapatkan dari ASI.
  • Memadai: MPASI harus mengandung energi, protein, dan zat gizi mikro yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi anak yang sedang tumbuh.
  • Aman: MPASI harus disimpan dan disiapkan secara higienis. Pemberian makan kepada anak pun harus dilakukan dengan tangan bersih serta menggunakan perlatan yang steril.
  • Pemberian makan dengan benar: MPASI diberikan sesuai dengan sinyal nafsu makan dan rasa kenyang anak. Frekuensi serta pemberian makan juga harus sesuai dengan usia anak.

Pentingnya MPASI dan Susu bagi Bayi di Atas Usia 1 Tahun

Setelah bayi berusia 1 tahun, pemberian makanan pendampingnya pun berubah. Bayi di atas usia 1 tahun sudah bisa mengonsumsi makanan bertekstur lebih kasar atau padat. Selain itu, bayi di atas usia 1 tahun, juga sudah diperkenankan mengonsumsi susu sapi, selain susu formula.

Bayi berusia di atas 1 tahun, harus mulai mendapatkan jadwal makan besar sebanyak tiga kali sehari dengan diselingi dua kali camilan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan energi hariannya. Selain itu, pemberian ASI pun masih harus dilanjutkan hingga bayi berusia dua tahun untuk melindungi Si Kecil dari risiko penyakit.

Namun, jika terjadi kondisi tertentu yang membuat bayi tidak bisa mendapatkan ASI, Ibu bisa memberikan nutrisi tambahan berupa susu formula. Sebab, susu mengandung protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang penting untuk melengkapi nutrisi si Kecil.

Pemberian MPASI dan susu yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi Si Kecil sangatlah penting untuk mendukung perkembangannya. WHO mencatat, 45% dari total kematian anak di bawah usia lima tahun, disebabkan oleh kekurangan nutrisi.

Kekurangan nutrisi juga bisa membuat anak mengalami kekurangan berat badan, stunting, dan tumbuh tidak optimal. Jadi, sangat penting memberikan MPASI penuh nutrisi untuk si Kecil, ya Bu.

Cara Memilih Susu Formula Terbaik untuk Bayi

Selain memenuhi kebutuhan nutrisi melalui MPASI, Ibu juga perlu mempertimbangkan pemberian susu formula terbaik untuk bayi. Pemberian susu formula yang tepat dapat membantu bayi tumbuh optimal dan memiliki berat badan ideal.

Lalu, susu formula apa yang bisa membuat bayi cepat gemuk? Berikut ini cara memilih susu formula untuk bayi:

1. Perhatikan kandungan protein dan karbohidratnya

Ibu wajib memperhatikan kandungan protein dan karbohidrat yang terdapat pada susu formula. Utamakan memilih susu dengan kandungan protein dan campuran kabohidrat sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi.

2. Pilih susu formula sesuai usia bayi

Sebelum membeli susu formula, Ibu wajib memastikan bahwa susu tersebut sesuai dengan usia Si Kecil. Pilihlah susu formula khusus newborn untuk bayi baru lahir atau susu formula untuk anak di atas 1 tahun untuk Si Kecil yang sudah merayakan ulang tahun pertamanya.

Artinya, cara memilih susu formula untuk bayi baru lahir berbeda dengan yang berusia 1 tahun.

3. Perhatikan riwayat alergi bayi

Ibu wajib memperhatikan apakah Si Kecil memiliki alergi laktosa atau protein susu sapi sebelum memutuskan membeli satu produk susu formula.

Baca Juga: Panduan Memilih Susu Formula Terbaik Untuk Bayi

PediaSure sebagai Nutrisi Tambahan untuk Anak

Di samping MPASI, Ibu bisa memberikan PediaSure sebagai nutrisi tambahan untuk bayi di atas 1 tahun.

PediaSure diformulasikan untuk mendukung pertumbuhan nyata tinggi dan berat badan Si Kecil secara optimal, karena mengandung triple protein, 12 vitamin dan 8 mineral, campuran minyak nabati, kalsium, fosfor, dan vitamin D yang tinggi.

Si Kecil juga bisa merasakan manfaat daya tahan tubuh yang lebih baik karena PediaSure memiliki kandungan prebiotik FOS dan probiotik, zat besi, zinc, dan Selenium.

Bukan hanya itu, kandungan PediaSure juga membantu mendukung kemampuan kognitif karena diperkaya DHA, AA, LA dan ALA.

PediaSure hadir dalam beberapa varian rasa, yaitu PediaSure Coklat (400g), PediaSure Vanila (200g, 400g, 850g, 1800g), dan PediaSure Madu (200g, 400g, 850g).

Jangan lupa berikan susu formula terbaik untuk bayi sebagai nutrisi tambahan yang lezat dan sehat bagi Si Kecil ya Bu!

 

 

 

SUMBER:

Infant and young child feeding - WHO. Retrieved on July 29, 2022 from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding 

Complementary feeding - WHO. Retrieved on July 29, 2022 from  https://www.who.int/health-topics/complementary-feeding#tab=tab_1  

Feeding Baby in the First Year - Cleveland Clinic.  Retrieved on July 29, 2022 from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9693-feeding-your-baby-the-first-year 

Infant Feeding Guide - Stanford Childrens. Retrieved on July 29, 2022 from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=infant-feeding-guide-90-P02694 

Feeding your newborn: Tips for new parents - Mayo Clinic. Retrieved on July 29, 2022 from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20047741 

Feeding Your Newborn (for Parents) - Nemours KidsHealth. Retrieved on July 29, 2022 from https://kidshealth.org/en/parents/feednewborn.html 

Baca Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya   
Tanpa Paksaan, Berikut Tips Membimbing Kegiatan Anak di Rumah
Tanpa Paksaan, Berikut Tips Membimbing Kegiatan Anak di Rumah
Semakin dipaksa, semakin menolak. Untuk itu, membutuhkan kesabaran ketika membimbing kegiatan dan aktivitas anak-anak di rumah. Ada tips yang dapat diikuti.
8 bulan yang lalu
Kenali Jenis-Jenis Susu Berdasarkan Proses Pembuatannya Berikut Ini!
Kenali Jenis-Jenis Susu Berdasarkan Proses Pembuatannya Berikut Ini!
Ada 3 jenis susu dalam kemasan yang umum beredar di pasaran. Setiap jenisnya punya karakter dan proses pembuatan yang berbeda-beda. Yuk, kenali satu per satu.
2 bulan yang lalu
Waspadai Hepatitis Akut dengan Memahami Informasi Ini
Waspadai Hepatitis Akut dengan Memahami Informasi Ini
Merebaknya kasus hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak tentu membuat Ibu khawatir. Lalu, bagaimana cara pencegahannya ya?
2 bulan yang lalu