Vaksin Covid-19 untuk Anak Sudah Tersedia, Cek Infonya di Sini

Vaksin Covid-19 untuk Anak Sudah Tersedia, Cek Infonya di Sini

6 bulan yang lalu
Dibaca 1,52 ribu

Anak-anak usia 6-11 tahun telah diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 untuk anak ini sudah dimulai pada 14 Desember 2021.

Sejak anak mendapat dosis 1 dan 2, banyak orang tua bertanya apakah vaksin booster untuk anak juga akan tersedia? Bagaimana aturan Kemenkes terkait booster Covid untuk anak?

Jenis Vaksin Covid-19 yang Cocok untuk Anak

Berdasarkan surat rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), jenis vaksin Covid-19 yang diberikan untuk anak adalah Coronavac atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sinovac.

Untuk diketahui, vaksin Covid-19 jenis Sinovac telah memiliki Emergency Use Autorization (EUA) yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dengan kata lain, dosis lengkap vaksin jenis ini telah disetujui peredarannya dan sudah dipastikan aman untuk anak usia 6 tahun ke atas.

Sejak tahun 2022, jenis vaksin ini juga hanya digunakan untuk vaksinasi anak-anak saja.

Menurut rekomendasi IDAI, pemberian vaksin Covid-19 untuk anak-anak ini dilakukan secara intramuscular atau disuntikkan pada otot dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali. Jarak antara pemberian dosis pertama dan kedua adalah 4 minggu.

Apakah Vaksin Booster untuk Anak Sudah Diperbolehkan?

4 bulan berjalan, vaksinasi untuk anak ini terus dilakukan berbarengan dengan pemberian vaksin booster atau dosis ketiga bagi orang dewasa.

Namun, hingga saat ini belum ada rekomendasi untuk vaksin booster untuk anak. Pemberian booster vaksin Covid-19 untuk anak 9-11 tahun atau di bawahnya masih belum diperbolehkan.

Tidak adanya booster covid untuk anak dikarenakan sejumlah alasan medis dan ilmiah tertentu. Mengutip dari Cleveland Clinic yang berbasis di Amerika, saat ini vaksin booster untuk anak berusia di bawah 12 tahun belum direkomendasikan. Rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), vaksin booster diberikan pada anak berusia 12 tahun ke atas.

Hal ini karena efektivitas vaksin biasanya bekerja lebih lama di tubuh anak dan memiliki respons yang lebih baik dibandingkan orang dewasa. Hingga saat ini, di Indonesia hanya menyarankan dua kali dosis primer vaksin covid untuk anak.

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Covid19 Pada Anak dan Cara Mengatasi! 

Apa Saja Contoh KIPI Setelah Divaksin Covid-19?

Berbicara mengenai vaksinasi tentu tidak lengkap jika tidak membahas tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Menurut keterangan tertulis dari Kemenkes RI, KIPI vaksin Covid-19 pada anak jauh lebih rendah dibanding pada orang dewasa maupun lansia.

Menurut Kemenkes RI, hasil uji klinis juga menunjukkan tidak ada efek yang serius dari penyuntikan vaksinasi Covid-19. Kalaupun ada KIPI yang terjadi pada anak, sifatnya cenderung ringan dan mudah diatasi.

Beberapa KIPI yang tercatat dalam hasil uji klinis pada anak usia 3-17 tahun adalah nyeri lokal, demam, dan batuk. Beberapa KIPI yang juga mungkin dirasakan anak:

     Nyeri di bekas suntikan

     Sakit kepala

     Nyeri otot

     Nyeri sendi

     Menggigil

     Mual atau muntah

     Merasa lelah

     Demam yang ditandai suhu di atas 37,8 derajat Celcius

     Gejala mirip flu

Meski begitu, orang tua perlu memperhatikan derajat efek setelah vaksin covid yang akan dialami anak-anak. Alasannya karena biasanya KIPI atau reaksi dari pemberian vaksin Covid-19 ini berbeda-beda.

Jika anak mengalami KIPI ringan disarankan untuk segera beristirahat. Sedangkan jika muncul demam, anak diminta segera minum obat sesuai dosis dan cukup minum air putih. Untuk KIPI berupa nyeri lokal di area suntikan, orang tua bisa melakukan kompres air dingin dan tetap gerakkan tangan.

Untuk meminimalkan efek samping atau KIPI vaksin Covid-19, pastikan tubuh anak dalam kondisi prima, sehat, dan segar. Sebagai persiapan, anak bisa mengonsumsi Pediasure sebelum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Anak Demam Setelah Vaksin? Lakukan 4 Hal Ini!

Sebelum berangkat ke tempat vaksinasi Ibu hanya perlu cukup mengikuti aturan penyajian Pediasure yang sederhana berikut ini:

     Siapkan 190 ml air matang hangat atau dingin

     Masukan 4 sendok takar PediaSure

     Aduk hingga tercampur secara merata.

Lalu sajikan Pediasure ke anak untuk diminum. Nutrisi dan gizi Pediasure akan membantu meningkatkan kondisi tubuh anak lebih optimal sebelum menjalani proses vaksinasi.

Peningkatan Daya Tahan Tubuh Anak dari Manfaat Pediasure

Nutrisi di dalam Pediasure akan membantu anak tetap sehat, bugar, dan daya tahan tubuh kuat.

Sehingga, Ibu tidak perlu khawatir dengan kekuatan daya tahan tubuh walaupun vaksin booster untuk anak belum tersedia. Anak yang rutin mengonsumsi PediaSure akan mendapatkan asupan nutrisi hariannya.Harapannya, tanpa booster vaksin anak, kondisi tubuh buah hati pun tetap sehat.

Konsumsi PediaSure jadi pilihan untuk menjaga daya tahan tubuh anak karena nutrisi tambahan ini dilengkapi 14 vitamin dan 9 mineral serta campuran sinbiotik yang unik (Prebiotik FOS dan Probiotik L. acidophilus). Sedangkan kandungan Omega 3 dan 6 serta AA dan DHA membantu kemampuan berpikir anak agar berkembang dengan baik.

Selain itu, Pediasure juga mendukung pertumbuhan buah hati sejak usia 1 tahun dari 3 sumber protein (kasein, soya, dan whey) atau dikenal sebagai triple protein. Ditambah dengan kandungan Argine, Natural Vitamin K2, dan Kalsium tinggi mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

 

 

Sumber:

     Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun dimulai 14 Desember - KEMKES. Retrieved 25 April 2022, from https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20211212/1938972/vaksinasi-covid-19-untuk-anak-usia-6-11-tahun-dimulai-14-desember/

     Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Pemberian Vaksin COVID-19 (Coronavac®) pada Anak Usia 6-11 Tahun Pemutakhiran 16 Desember 2021 - IDAI, Retrieved 25 April 2022, from https://www.idai.or.id/tentang-idai/pernyataan-idai/rekomendasi-ikatan-dokter-anak-indonesia-pemberian-vaksin-covid-19-coronavac%C2%AE-pada-anak-usia-6-11-tahun-pemutakhiran-16-desember-2021

     Kasus Covid-19 Meningkat, Pentingkah Vaksin Booster Untuk Anak-Anak? - Kompas.com. Retrieved, 25 April 2022, from https://health.kompas.com/read/2022/01/13/160000768/kasus-covid-19-meningkat-pentingkah-vaksin-booster-untuk-anak-anak-?page=all

     KIPI Serius Pada Anak Jauh Lebih Rendah Dibanding Dewasa dan Lansia - KEMKES. Retrieved, 25 April 2022, from https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20220125/4739219/kipi-serius-pada-anak-jauh-lebih-rendah-dibanding-dewasa-dan-lansia/

     Orang Tua Jangan Panik, Segera Lakukan Ini Jika Anak Bergejala KIPI Paska Vaksinasi COVID-19 - Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Retrieved, 25 April 2022, from https://covid19.go.id/edukasi/ibu-dan-anak/orang-tua-jangan-panik-segera-lakukan-ini-jika-anak-bergejala-kipi-paska-vaksinasi-covid-19

     COVID-19: What You Need to Know About the Vaccine - Cleveland CLinic. Retrieved 25 April 2022, from https://my.clevelandclinic.org/landing/covid-19-vaccine

     What To Know About COVID-19 Booster Shots for Children - Cleveland CLinic. Retrieved 25 April 2022, from https://health.clevelandclinic.org/kids-and-covid-boosters/

     Pakar UGM Sampaikan Tips Siapkan Anak Jelang Vaksin Covid-19 - UGM. Retrieved 25 April 2022, from https://www.ugm.ac.id/id/berita/22157-pakar-ugm-sampaikan-tips-siapkan-anak-jelang-vaksin-covid-19

     COVID-19 Vaccine for Children Ages 5 to 17: Update From Johns Hopkins Medicine - Johns Hopkins Medicine. Retrieved 25 April 2022, from https://www.hopkinsmedicine.org/coronavirus/covid-19-vaccine/pediatric-vaccines.html